Foto: Muh. Haris saat berorasi di acara halalbihalal Kahmi Jateng.( ist)
SALATIGA– Majelis Wilayah Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jateng berhalal bihalal dan silaturahmi di Hotel Wahid Prime Salatiga pada Sabtu (17/5/2025). Kegiatan ini diikuti pengurus KAHMI Jateng maupun pengurus KAHMI di tingkat daerah.
Acara berlangsung gayeng penuh kekelyargaan yang diwarnai dengan ramah tamah para peserta yang hadir. Bertindak selaku tuan rumah adalah Majelis Daerah KAHMI Salatiga dengan diwakili Prof Rasimin yang memberikan sambutan. Selain itu Koordinator Presidium KAHMI Jateng Dr dr Masrifan Djamil juga memberikan arahan pidato. Sedangkan orasi disampaikan Anggota DPR RI Dr Muh Haris MSi yang juga Anggota Presidium KAHMI Jateng.
Dalam orasinya, Muh Haris mengangkat tema Berkhidmad Mengembang KAHMI Jateng untuk Indonesia Emas yang diridhoi Allah SWT.
Berkhidmad menurut Muh Haris adalah, keunggulan spiritual dalam menjalankan amanah, bukan sekadar bekerja. Adapun pengabdian KAHMI menurutnya, adalah aktivitas sosial dan keilmuan sebagai bentuk tanggung jawab spiritual.
Hubungannya KAHMI Jateng dengan potensi strategis bangsa, Muh Haris menyebut, meliputi akademisi, birokrasi, politik, ekonomi, hukum, dan masyarakat sipil.
“Peran KAHMI sebagai lokomotif transformasi sosial dengan prinsip modernisasi dan kaderisasi. KAHMI sebagai pengawal moral bangsa dan keadilan sosial, ” katanya.
Muh Haris juga memaparkan empat pilar pengembangan KAHMI Jateng. Pertama penguatan organisasi dengan mereformasi kepemimpinan dan digitalisasi manajemen. Kemudian kolaborasi lintas sektoral dengan bekerja sama dengan pemerintah, akademisi, dan dunia usaha.
Selain itu, membangun kader muda berjiwa pemimpin dan berpijak pada nilai Islam. Adapun aksi nyata untuk masyarakat misalnya program sosial untuk UMKM digital, beasiswa, lingkungan, dan literasi keislaman.
Koordinator Presidium KAHMI Jateng Masrifan Djamil mengatakan, tantangan ke depan KAHMI saat ini di antaranya kaderisasi agar bisa berlanjut. Sebab kemajuan teknologi informasi saat ini menggerus minat generasi muda untuk bergabung dan mengembangkan diri bersama HMI.
“Perkembangan informasi di media sosial di satu sisi juga menjadi tantangan tersendiri bagi HMI, karena enggan terjun di organisasi, ” katanya.( ril)









