DEMAK – Bupati Demak, Eisti’anah, secara resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Angkatan 109 Tahun 2025 pada Jumat (15/8/2025). Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Satya Bhakti Praja Kabupaten Demak ini menjadi langkah awal penting dalam membentuk karakter dan kompetensi aparatur sipil negara (ASN).
Dalam sambutannya, Bupati Eisti’anah menegaskan bahwa Latsar merupakan tahapan strategis dalam membangun fondasi ASN yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Sebagai CPNS, saudara telah terpilih melalui proses seleksi yang ketat dan kompetitif. Ini adalah sebuah amanah dan kehormatan, sekaligus tanggung jawab besar,” ujarnya.
Ia menambahkan, masyarakat saat ini menuntut pelayanan publik yang cepat, tepat, transparan, dan solutif. Oleh karena itu, ASN dituntut memiliki kemampuan berpikir strategis, mengambil keputusan secara efektif, serta bekerja efisien dalam berbagai situasi.
“Saya minta Saudara semua memiliki inisiatif, mampu berpikir solutif, dan berani mengambil tanggung jawab. Jadikan ini sebagai kesempatan emas untuk belajar, membentuk karakter, dan menanamkan komitmen sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BKPSDM Kabupaten Demak, Herminingsih, dalam laporannya menjelaskan bahwa tujuan Latsar CPNS adalah membentuk PNS yang profesional, berkarakter, dan berintegritas sesuai dengan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK. Selain itu, pelatihan ini juga diarahkan untuk mengembangkan kompetensi manajerial, sosial kultural, dan teknis agar peserta mampu melaksanakan tugas jabatan secara efektif.
Pelaksanaan Latsar CPNS 2025 dilakukan dengan metode blended learning sebanyak 647 jam pelajaran (JP), yang terdiri dari:
- Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas (PKTBT)
- Pembelajaran Mandiri sebanyak 48 JP (16 hari) dan Distance Learning 177 JP (19 hari)
- Kegiatan Aktualisasi 360 JP (40 hari)
- Klasikal 62 JP (6 hari) untuk evaluasi aktualisasi
Dalam kegiatan aktualisasi, peserta diwajibkan menyusun rancangan dan laporan aktualisasi nilai-nilai dasar ASN, yang kemudian diseminarkan dua kali dengan menghadirkan coach, narasumber, dan mentor.
“Peserta diharapkan menjadi aparatur yang profesional, berintegritas, disiplin, serta memiliki etos kerja tinggi sehingga dapat memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan mendukung terwujudnya birokrasi yang bersih, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Kabupaten Demak,” pungkas Herminingsih.(*)









