DEMAK – Bencana rob terbesar yang melanda kota-kota pantai utara Jawa membawa dampak besar bagi warga terdampak. Kemarin Ketua DPRD Demak, Fachrudin Bisri Slamet, meninjau lokasi bencana banjir rob di Desa Sriwulan, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Kamis (26/5) siang kemarin.
Selain meninjau lokasi, Ketua DPRD Demak yang akrab disapa FBS ini juga memberikan bantuan kepada warga terdampak. Beberapa kuintal beras dibagikan kepada warga terdampak di wilayah Kecamatan Sayung yang mengalami dampak paling parah atas bencana ini.
“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban warga terdampak rob, kita hanya berharap rob cepat surut dan warga bisa kembali berkegiatan seperti biasa,” ujarnya.
Peninjauan kemarin dilakukan di lebih dari 2000 rumah di Perumahan Pondok Raden Patah, Desa Sriwulan, Sayung. Dengan menaiki perahu karet, Slamet secara langsung menanyakan kebutuhan warga terdampak sembari memberikan bantuan.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Demak juga mengecek dua titik tanggul Sungai Minyong yang jebol akibat diterjang banjir rob.
“Yang pertama harus kita lakukan dalam penanganan banjir ini adalah mencukupi kebutuhan warga yang terdampak. Baik itu makanan, pengungsian, dan juga air bersih. Selanjutnya kita lakukan perbaikan tanggul yang jebol. Ini kita lakukan agar air yang menggenang dapat kita sedot dan buang ke laut,” terang Slamet.
Menurut Slamet, pemda harus memprioritaskan penanganan tanggul sungai yang jebol.
“Kami ingin pastikan, bahwa seluruh warga terdampak sudah mendapat penanganan maksimal. Seharusnya, Dinas Kesehatan juga turun untuk melakukan pemeriksaan kesehataan warga. Karena dengan banjir rob ini, warga sangat rentan terserang penyakit,” tambah Slamet.
Hingga saat ini, sebanyak 2600 Kepala Keluarga di Perumahan Pondok Raden Patah, Desa Sriwulan, Kecamatan Sayung Demak, masih terendam banjir rob. Ketinggian air mulai dari 30cm hingga 1,5meter ini diprediksi akan bertambah, seiring datangnya air pasang laut yang akan terjadi pada sore hari. (*)









