DEMAK – Bupati Demak Eisti’anah mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaan Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub PIN) Polio di Kabupaten Demak.
Menurut bupati mereka telah bekerja keras, memastikan setiap anak usia 0-7 tahun 11 bulan 29 hari mendapatkan vaksin polio sesuai jadwal.
“Namun, kita juga harus bersama-sama mengidentifikasi dan mengatasi potensi kendala atau hambatan yang mungkin muncul selama pelaksanaan program ini,” jelas Bupati saat monitoring Sub Pin Polio di Balai desa Mulyorejo Demak Kota, Kamis (18/1).
Menurutnya komunikasi dan koordinasi lintas sektoral mutlak dilakukan, termasuk didalamnya melakukan pendekatan yang terintegrasi agar sasaran vaksinasi polio bisa terpenuhi.
“Gandeng tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk turut mengedukasi masyarakat tentang bahaya penyakit polio, termasuk bagaimana gejala dan cara penularannya,” terangnya.
“Ini sangat penting, mengingat polio adalah penyakit menular yang menyebabkan kelumpuhan seumur hidup, kesulitan bernafas, hingga kematian,” imbuh Eisti.
Bersamaan dengan itu juga dilakukan penyerahan kartu JKN kepada masyarakat. Untuk itu bupati meminta Dinas Kesehatan dan Puskesmas se-Kabupaten Demak berpartisipasi aktif dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait program JKN.
Eisti meminta agar dinas memberikan pemahaman tentang pentingnya program JKN, sebagai bentuk perlindungan diri sendiri maupun keluarga (Protection), kepedulian terhadap sesama (Care) dan kepatuhan terhadap peraturan pemerintah (Compliance).
“Terus edukasi dan ajak masyarakat untuk bergabung dengan program JKN sebagai program strategis yang menganut sistem gotong royong. Ketika kita menjadi peserta JKN dan dalam keadaan sehat, maka iuran kita niatkan untuk sedekah untuk saudara-saudara kita peserta JKN lain yang sedang sakit. Hal ini tentu akan mendukung peningkatan derajat kesehatan warga Kabupaten Demak, selaras dengan program unggulan Pemerintah Kabupaten Demak yakni pelayanan kesehatan untuk semua (health for all),” pungkasnya. (*)









