DEMAK – Pelaksanaan program smart city terus dikebut bupati, terlihat dari penandatangan komitmen bersama oleh perangkat daerah beserta para Camat dan kepala Bagian, disaksikan bupati Eisti’anah dan Sekda Akhmad Sugiharto. Hal ini merupakan bentuk keseriusan para pimpinan perangkat Daerah terhadap program dan pelaksanaan Smart City, SP4N Lapor, Satu Data dan Keterbukaan Informasi Publik di Kabupaten Demak.
“Besar harapan saya kita semua bisa memaksimalkan pencapaian program Smart City dan membuat perencanaan anggaran kedalam rencana aksi (renaksi) Smart City Kabupaten Demak. Setiap Perangkat Daerah diharapkan bisa mengusulkan ide baru yang manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat secara langsung,” ujarnya.
“Yang terpenting, saya minta kita semua bisa mengoptimalkan Computer Security Incident Response Team (CSIRT) atau yang lebih dikenal dengan tim penanggulangan incident cyber Kabupaten Demak dengan memberikan pembekalan kepada anggota Tim TIK Perangkat Daerah ,” imbuh Bupati.
Sekda Ahmad Sugiharto menambahkan komitmen ini bukan sebatas tulisan saja tapi betul-betul harus dilaksanakan.
“Tentang smart city Kabupaten Demak kita sudah beberapa kali mendapatkan penghargaan namun kita jangan sampai terlena namun kita tetap tingkatkan kinerja kita terhadap pelayanan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut juga di serahkan Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Award tingkat Provinsi Jawa Tengah dengan kategori informatif untuk pemerintah Kabupaten Demak dan desa Mutihkulon Kecamatan Wedung. Kemudian penyerahan penghargaan kepada RSUD Sunan Kalijaga, KPU Demak dan Bawaslu Demak sebagai Kategori menuju informatif.
Dilanjutkan penyerahan penghargaan PPID Award Desa kepada Desa Mutihkulon Wedung, Desa Sumberejo Mranggen, Desa Tlogoweru Guntur sebagai PPID Desa Kategori Informatif dan Desa Turirejo Demak, Desa Tambirejo Gajah, Desa Cangkringrembang Karanganyar sebagai PPID Desa Kategori menuju informatif. (adi)









