• Tentang Kami
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Media Saiber
  • Disclaimer
Jumat, April 17, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Jateng Update
  • DAERAH
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • OLAH RAGA
  • POLITIK
  • DAERAH
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • OLAH RAGA
  • POLITIK
No Result
View All Result
Jateng Update
No Result
View All Result
Home DAERAH

Bantaran Sungai agar Dibebaskan dari Pemukiman

by Photo
Minggu, 24 Mar 2024
in DAERAH
0
Bantaran Sungai agar Dibebaskan dari Pemukiman
Share on FacebookShare on Twitter

 

PEKALONGAN, JATENGUPDATE.NET – Banjir besar yang melanda kawasan Pantura Jateng mengundang banyak keprihatinan. Selain menyebabkan kerusakan infrastruktur, banjir juga menyebabkan korban jiwa, seperti di Desa Wangandawan Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan beberapa waktu lalu.

Untuk itu diperlukan solusi jangan panjang agar musibah tersebut tidak terulang Kembali. Wakil Ketua DPRD Jateng H Sukirman SS, mengusulkan agar masyarakat yang menghuni bantaran Sungai bisa direlokasi ke tempat yang lebih aman. “Bantaran sungai bukan lah tempat yang ideal untuk tempat tinggal jadi harus ada solusi jangka panjang untuk menghindari korban banjir,” ujar Sukirman.

Langkah ini diambil dalam rangka untuk meminimalisir dampak banjir yang kerap menimpa masyarakat khususnya di bantaran sungai maka harus ada solusi dari pemerintah. Politisi PKB Jateng ini mengatakan, masyarakat yang tinggal di bantaran sungai perlu direlokasi ketempat yang lebih aman, hal ini sebagai salah satu solusi.

“Relokasi itu saya pikir sebagai salah satu solusi meminimalisir dampak banjir terhadap masyarakat, jadi kami menyarankan hal itu bisa dilakukan,” kata Sukirman saat dihubungi menyikapi banjir yang terjadi di Kabupaten dan Kota Pekalongan belum lama ini.

Sukirman menuturkan, misalnya di Kota Pekalongan terdapat banyak pemukiman warga yang tinggal di bantaran sungai, dan ketika air meluap atau banjir warga pun terdampak. “Kalau kami melihat itu hampir terjadi secara terus menerus ketika banjir, jadi sudah seharusnya masyarakat mau direlokasi ke tempat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Dalam upaya merelokasi warga tentu peran dari pemerintah diperlukan dengan menyiapkan anggaran untuk mendirikan pemukiman baru bagi masyarakat nantinya. “Jadi itu juga diperlukan sinergitas antara pemerintah daerah dan pusat, misal pemda menyediakan lahan pusat mendirikan bangunannya,” tuturnya.

Sukirman menambahkan, apabila masyarakat dibantaran sungai tidak direlokasi maka ketika banjir terjadi akan terus terdampak dan itu pastinya merugikan. “Jadi memang harus dipikirkan terkait relokasi ini, apalagi di bantaran sungai itu ada wilayah yang memang tidak boleh didirikan bangunan tempat tinggal,” tutupnya.

Sementara itu selain menelan dua korban jiwa, banjir bandang yang melanda pemukiman Desa Wangandowo Kecamatan Bojong juga membuat kerugian infrastruktur. Adapun dari taksiran tim teknis, kerugian ditaksir mencapai Rp 1,2 miliar.

Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, usai pengecekan di Balai Desa Wangandowo Kecamatan Bojong, belum lama ini menyampaikan bahwa dengan adanya bencana banjir bandang pihaknya sudah melakukan inventarisasi.

Tim teknis sudah turun untuk melakukan penghitungan berapa taksiran kerugian.  “Datanya ada, terutama yang terkait konteks untuk infrastruktur saja ya, dari rumah, gedung, rumah-rumah warga, itu total Rp 1,288 miliar. Ini hitungan dari dinas teknis kami,” katanya.

Kemudian dari penghitungan tim teknis tersebut, akan dikoordinasikan bersama tim teknis dari perusahaan. Kemudian juga melibatkan pemerintah desa setempat.  “Nanti kita memetakannya bareng-bareng. Perhitungan teknis oleh dinas, kita libatkan perusahaan, dan juga dari desa. Ini sedang proses jalan. Tapi saya mendorong, ini harus kita segerakan,” lanjutnya.

Adapun dalam penangan korban banjir bandang, untuk penanganan target sebelum lebaran selesai terutama bagi yang rusak ringan. Sedangkan untuk korban rumah rusak berat, sementara pasti butuh waktu.

“Tapi untuk korban rusak berat, hunian sementaranya sudah dikontrakkan,”imbuhnya. Sementara Humas PT. HAI, Alex Rahman menyampaikan dari perusahaan sudah memverifikasi seluruh data yang ada. Dikatakan, namanya bencana tidak ada yang menginginkan namun pihaknya sudah berkomitmen untuk menangani.

“Kita ikut berpartisipasi untuk menangani dengan pemerintah supaya yang pertama infrastruktur dari desa yang terdampak, korban-korban yang terdampak itu sudah berjalan dengan lancar. Terus potensi untuk terjadi kembali, kita sudah buatkan drainase menuju ke sungai agar menanggulangi hal itu tidak terjadi lagi,” katanya.

Terutama agar tidak mengarah ke permukiman, sudah dibuatkan alur, rekayasa, sudah dibuatkan, sudah selesai.  “InsyaAllah kalau terjadi hujan lebat lagi akan tidak masuk ke area permukiman, tapi masuk ke sungai,” lanjutnya.

Sedangkan untuk pemulihan memang butuh proses, pihaknya sudah ada koordinasi dengan desa, sudah ada data, tinggal melakukan pelaksanaan. Baik itu untuk jangka pendek, menengah, dan panjang.

Diutamakan bahwa target penyelesaiannya secepat mungkin. Karena apa?, karena planning perusahaan segera untuk berdiri juga ada kan, ada target-target tertentu dari perusahaan untuk segera beraktivitas sehingga nanti ada sirkulasi perekonomian untuk wilayah sekitarnya maupun Kabupaten Pekalongan.

“Kendala insyaallah tidak ada. Alhamdulillah sudah ada koordinasi yang baik sehingga meminimalisir kendala,” imbuhnya. (ida/anf/adv)

Tags: DPRD Jatengfraksi PKBPKB
ShareTweetShare
Photo

Photo

Next Post
Sukirman Dorong Pengelolaan Pelabuhan Ditingkatkan

Sukirman Dorong Pengelolaan Pelabuhan Ditingkatkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Kurangi Angka Pengangguran, Mohammad Saleh Soroti Mismatch Kompetensi dan Kebutuhan Industri

Dukung Produktivitas Peternakan, Mohammad Saleh Apresiasi Layanan Kesehatan Hewan Gratis

by Photo
Kamis, 16 Apr 2026
0

...

Golkar Jateng Dukung Penuh Langkah Pemerintah Jaga Stabilitas Energi Nasional

Golkar Jateng Dukung Penuh Langkah Pemerintah Jaga Stabilitas Energi Nasional

by Photo
Rabu, 15 Apr 2026
0

...

Kurangi Angka Pengangguran, Mohammad Saleh Soroti Mismatch Kompetensi dan Kebutuhan Industri

Kurangi Angka Pengangguran, Mohammad Saleh Soroti Mismatch Kompetensi dan Kebutuhan Industri

by Photo
Rabu, 15 Apr 2026
0

...

Sudarsono Tekankan Soliditas dan Aksi Nyata jadi Kunci Menuju Kemenangan

Sudarsono Tekankan Soliditas dan Aksi Nyata jadi Kunci Menuju Kemenangan

by Photo
Rabu, 15 Apr 2026
0

...

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Suharsono Dukung Langkah Ubah Sampah Jadi Energi Listrik

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Suharsono Dukung Langkah Ubah Sampah Jadi Energi Listrik

by Photo
Selasa, 31 Mar 2026
0

...

Silaturahmi ke Mantan Wali Kota, Agustina Wilujeng Tekankan Keberlanjutan Program Pembangunan

Silaturahmi ke Mantan Wali Kota, Agustina Wilujeng Tekankan Keberlanjutan Program Pembangunan

by Photo
Selasa, 31 Mar 2026
0

...

Ketua DPRD Demak Dorong Penanganan Abrasi dan Layanan Kesehatan Jadi Prioritas RKPD 2027

Ketua DPRD Demak Dorong Penanganan Abrasi dan Layanan Kesehatan Jadi Prioritas RKPD 2027

by Photo
Selasa, 31 Mar 2026
0

...

  • Tentang Kami
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Media Saiber
  • Disclaimer

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • DAERAH
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • OLAH RAGA
  • POLITIK

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In