DEMAK – Pembangunan infrastruktur nasional merupakan salah satu sektor yang memiliki peranan penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Guna membangun infrastruktur yang kokoh, handal, dan bermutu tentunya perlu didukung oleh Jasa Konstruksi yang berkualitas, berkompeten dan berdaya saing tinggi. Hal ini disinggung Bupati Demak Eistianah saat membuka Pembinaan Kapasitas Kelembagaan Konstruksi Dan Pelatihan Tenaga Terampil Konstruksi di hotel Amantis Rabu (29/5).
Disebutkan oleh Bupati dalam Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2020, bahwa pemerintah daerah melaksanakan kewenangan sesuai dengan tanggung jawabnya, yaitu meningkatkan kompetensi, profesionalitas, dan produktivitas tenaga kerja konstruksi.
Oleh karenanya, Pemkab Demak melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, menyelenggarakan Pelatihan Tenaga Terampil Konstruksi. Ini merupakan komitmen dan bentuk perhatian Pemkab terhadap kompetensi SDM bidang konstruksi.
“Sekali lagi, saya tekankan bahwa pembinaan dan pengembangan jasa konstruksi merupakan salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan pembangunan dan pelayanan masyarakat. Panjenengan semua memiliki tanggungjawab yang besar terhadap setiap pekerjaan yang dilakukan, terutama berkaitan dengan kualitas konstruksi dan skala kemanfaatan yang didapat oleh masyarakat,” jelas Bupati.
“Oleh karenanya, keberadaan SDM atau tenaga kerja yang terampil dan kompeten menjadi kata kunci kinerja dari badan usaha jasa konstruksi itu sendiri,” imbuhnya lebih lanjut.
Terakhir bupati berpesan bahwa ditengah gencarnya pekerjaan di sektor konstruksi, kita semua tidak boleh lupa terhadap kontrol, baik itu kontrol administrasi, mutu dan kualitas terhadap pekerjaan kontruksi. Perlu usaha lebih dari pihak-pihak yang terlibat didalamnya untuk tetap mengendalikan sesuai dengan rencana dan aturan-aturan yang berlaku. (*)









