DEMAK – Salah satu program pemerintah yang kini tengah digencarkan penanganannya adalah masalah stunting, sebuah kondisi yang menimpa balita bahkan saat masih di dalam kandungan akibat mal nutrisi atau kekurangan zat-zat pendukung saat masa kehamilan hingga menyusui. Menangani masalah stunting, Pemkab Demak menyambut baik pencanangan TNI Manunggal Bangga Kencana Kesehatan (TMMK) di Kabupaten Demak di Lapangan Desa Tlogorejo Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak, Kamis (5/9).
Wakil Bupati Demak KH Ali Makhsun mewakili Bupati mengatakan, bahwa pencanangan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, melalui penyuluhan dan KIE, pelayanan KB, dan intervensi keluarga risiko stunting.
“Dengan adanya pencanangan TMMK ini, kita semua berharap dapat meningkatkan capaian Bangga Kencana dan penurunan stunting melalui peran aktif dari jajaran TNI. Dengan dukungan dari TNI, diharapkan kader kesehatan di tingkat desa dapat memberikan pendampingan langsung kepada keluarga yang berisiko stunting,” ujarnya.
“Satu satunya dengan memberikan edukasi tentang cara memenuhi kebutuhan gizi anak. Selain itu, layanan kesehatan yang berkaitan dengan pencegahan stunting, seperti pemantauan tumbuh kembang anak dan Pemberian Makanan Tambahan, dapat lebih merata dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Mewakili bupati, wabup juga menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan bhakti sosial TMMK yang dilaksanakan di tahun 2023 dengan capaian pelayanan KB sebesar 2.783 akseptor dari jumlah target 801 akseptor. Selain itu pemberian bantuan kepada anak stunting juga terus dilakukan.
“Saya berharap kerjasama yang baik ini dapat terus dilakukan sebagai upaya pelaksanaan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting,” ujarnya.
“Melalui sinergi yang baik antara TNI, BKKBN, dan Pemerintah Daerah, kita optimis bahwa program ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus bergerak bersama melakukan berbagai upaya agar Kabupaten Demak bebas stunting,” pungkas Wabup.(*)









