Foto : Ketua Seknas Badan Usaha Milik Petani ( BUMP) Dr. Ir. Sugeng Edi Waluyo, MM saat potong tumpeng peresmian Toko Tani BUMP Nya Wiji Kie Semar (ist)
SALATIGA- Ketua Seknas Badan Usaha Milik Petani ( BUMP) Dr. Ir. Sugeng Edi Waluyo, MM mengatakan berdirinya BUMP butuh proses perjuangan yang panjang, Perjuangan dimulai tahun 2008, saat memperjuangkan usaha petani tersebut Komisi IV DPR RI.
“ Setelah melalui perjuangan panjang, maka Badan Usaha Milik Petani diundangkan dan dari hasil dari disertasi doctor saya, BUMP sebagai inovasi kelembagaan pemberdayaan petani. Ini clear.” Kata Sugeng Edi saat meresmikan Toko Tani BUMP Nya Wiji Kie Semar, Pasar Wates, Dusun/Desa Terban, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Selasa ( 12/5/2026).
Setelah melalui proses perjuangan yang panjang, kata Sugeng, di tahun 2016 lahir Perda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani di Jateng. “ Untuk mendorong pemerintah agar kepastian harga pasar komoditi, setelah ditanam petani. Kemudian lahirlah Peraturan Gubernur, sebagai petunjuk pelaksanaan,” jelas Sugeng.
Sugeng menambahkan, dengan penguatan lembaga petani dan memiliki lembaga ekonomi petani, yang semula menjadi objek, petani kini menjadi subjek yang nantinya bisa ikut menggerakkan perekonomian para petani.
Sugeng juga sangat mengapresiasi berdirinya Toko Tani BUMP Nya Wiji Kie Semar di Desa Terban, sehingga kebutuhan para petani di desa sekitar mampu terpenuhi dan juga bisa bersinergi dalam pengembangan dunia pertanian dan juga untuk pemberdayaan petani.
Sementara itu, penasehat Seknas BUMP Indonesia Ir Agus Wariyanto, SIP,MM mengapresiasi berdirinya Toko Tani BUMP Nya Wiji Kie Semar dan berharap berdirinya usaha tani ini mampu memberdayakan para petani.
Agus yang juga seorang seniman ini mengibaratkan dalam perjalanannya, berdirinya Toko Tani BUMP Nya Wiji Kie Semar nantinya juga mengalami kendala dan itu sebagai hal yang wajar. Ia mengibaratkan kendala atau halangan itu sebagai cakil ( dalam pewayangan) yang menggoda Arjuna, namun Arjuna akhirnya berhasil mengatasi cakil dengan keberanian, kesabaran dan kegigihannya.
Diketahui, dalam ceremony pembukaan toko tani ini, diselingi pentas budaya tari dengan mengambil lakon Arjuna versus Buto Cakil. Pentas budaya yang saat ini sudah jarang ini mendapat perhatian dari para hadirin.
Sementara, pemilik Toko Tani BUMP Nya Wiji Kie Semarang KH. Asrofi mengucapkan terimakasih atas dukungan berbagai pihak sehingga peresmian usaha tani berjalan dengan lancar. Ia juga berharap dengan adanya toko rani mampu memenuhi kebutuhan para petani di Desa Terban dan sekitarnya. “ Saya ucapkan terimakasih atas kehadiran dan juga dukungannya, sehingga peresmian toko tani ini berjalan dengan lancar,” katanya.
Dalam peresmian ini hadir pula Kepala Brida Jateng Drs. Muhammad Arief Irwanto,M.Si, Camat Pabelan, sejumlah lurah di Kecamatan Pabelan, Kapolsek Pabelan, Danramil serta tokoh agama dan tokoh masyarakat( ril)









