JATENGUPDATE.NET SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul menjadi kunci utama dalam meningkatkan daya saing Jawa Tengah di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan persaingan global.
Menurut Heri, pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada infrastruktur dan besarnya investasi, tetapi juga ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. SDM yang kompeten, berkarakter, dan adaptif akan menjadi modal utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Daerah yang memiliki SDM unggul akan lebih siap menghadapi perubahan zaman. SDM adalah investasi jangka panjang yang menentukan arah kemajuan daerah,” ujarnya dalam FGD bertema “Membangun SDM Unggul untuk Meningkatkan Daya Saing Jawa Tengah” di Kabupaten Wonosobo.
Ia menilai peningkatan kualitas SDM harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pendidikan, pelatihan keterampilan, hingga penguatan karakter dan etos kerja. Menurutnya, penguasaan teknologi dan kemampuan beradaptasi juga menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan di era transformasi digital.
Heri mengatakan, pemerintah daerah perlu terus memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan agar lulusan sekolah maupun perguruan tinggi memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
“Pendidikan harus mampu mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga keterampilan, integritas, dan kemampuan berinovasi. Dengan begitu, mereka mampu bersaing dan menjawab kebutuhan industri maupun dunia usaha,” katanya.
Selain menyiapkan tenaga kerja yang kompetitif, Heri juga menekankan pentingnya membangun jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda. Menurutnya, semakin banyak wirausaha baru yang tumbuh akan semakin besar pula kontribusinya terhadap penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi daerah.
Ia menambahkan, pembangunan SDM tidak bisa menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat agar program peningkatan kualitas SDM dapat berjalan secara berkelanjutan dan tepat sasaran.
“Kolaborasi menjadi kunci. Ketika seluruh pihak bergerak bersama meningkatkan kualitas SDM, maka daya saing daerah juga akan meningkat dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas,” jelasnya.
Heri berharap forum diskusi tersebut mampu melahirkan berbagai gagasan dan rekomendasi yang dapat mendukung penguatan kualitas sumber daya manusia di Jawa Tengah. Menurutnya, investasi terbesar yang dapat dilakukan pemerintah adalah investasi pada manusia.
“Kalau kita ingin Jawa Tengah semakin maju dan mampu bersaing, maka pembangunan sumber daya manusia harus menjadi prioritas. SDM unggul akan menjadi fondasi lahirnya inovasi, produktivitas, dan pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya. (ida)








