Demak, 22 Mei 2025 – Pemerintah Kabupaten Demak secara resmi membuka rangkaian kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029. Acara yang berlangsung pada Kamis (22/5) ini dihadiri oleh berbagai elemen strategis, mulai dari jajaran Forkopimda, DPRD, akademisi, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pelaku usaha, hingga perwakilan kelompok rentan seperti difabel, perempuan, dan anak.
Musrenbang kali ini menjadi momentum penting untuk menyusun arah kebijakan pembangunan Kabupaten Demak selama lima tahun ke depan. Dalam sambutannya, perwakilan Pemerintah Kabupaten Demak menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat dalam menyusun RPJMD, agar dokumen perencanaan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan riil masyarakat.
“RPJMD bukan sekadar dokumen teknokratik, melainkan fondasi arah pembangunan daerah yang harus menyuarakan aspirasi seluruh warga. Kami ingin memastikan bahwa semua program yang disusun memberi dampak langsung, nyata, dan positif bagi masyarakat,” ujar Bupati Demak dalam sambutannya.
Adapun visi yang diusung dalam RPJMD 2025–2029 adalah “Demak semakin Bermartabat, Maju dan Sejahtera.” Visi ini menjadi kompas utama dalam seluruh kebijakan strategis lima tahun mendatang.
Tiga Pilar Pembangunan Daerah
Tiga kata kunci dalam visi pembangunan tersebut memiliki makna mendalam:
- Bermartabat, yaitu membangun masyarakat yang berintegritas, menjunjung tinggi nilai budaya dan agama, serta memiliki kualitas hidup yang layak dan tata kelola pemerintahan yang baik.
- Maju, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dengan peningkatan infrastruktur, teknologi, dan penguatan sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, industri, UMKM, dan pariwisata.
- Sejahtera, yaitu terwujudnya kesejahteraan sosial yang inklusif, adil, dan merata di seluruh lapisan masyarakat, serta akses layanan dasar dan lingkungan hidup yang aman dan nyaman.
Untuk mendukung pencapaian visi tersebut, Pemerintah Kabupaten Demak menetapkan enam program unggulan, yaitu:
- Demak Cerdas dan Berkarakter
- Demak Religious
- Demak Smart Governance
- Demak Produktif dan Mandiri
- Demak Mantap
- Demak Tangguh dan Lestari
Program-program ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, baik dari sisi pendidikan, pelayanan publik, perekonomian, maupun ketangguhan daerah menghadapi perubahan iklim dan dinamika global.
Ajak Seluruh Elemen Bangun Sinergi
Bupati Demak menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa dicapai oleh pemerintah semata, melainkan memerlukan sinergi dan kolaborasi dari semua pihak. “Mari kita bergerak bersama, bergandengan tangan, menyatukan langkah dan pikiran untuk membangun Demak. Kita ingin Demak tidak hanya bertumbuh, tetapi juga bermartabat dan menyejahterakan semua warganya,” tegasnya.
Sebagai penutup, acara dibuka secara resmi dengan ucapan “Bismillahirrahmanirrahim”, menandai dimulainya tahapan perencanaan pembangunan daerah secara partisipatif dan inklusif. Pemerintah berharap, hasil Musrenbang ini mampu melahirkan perencanaan yang inovatif, realistis, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.
Dengan semangat bersama, Musrenbang RPJMD 2025–2029 menjadi langkah awal untuk membawa Kabupaten Demak menuju masa depan yang lebih cerah dan berkelanjutan.(*)









