DEMAK – Guna membantu kelancaran arus mudik tahun ini, PT PP Semarang – Demak untuk sementara menghentikan aktivitas proyek mereka mulai tanggal 26 April hingga 9 Mei mendatang.
Selain menghentikan aktivitas, sejumlah jalan alternatif desa yang digunakan untuk proyek, akan kembali dibuka untuk dilalui para pemudik. Asisten Humas PT PP Semarang – Demak, Lucky Setyo Wibowo, mengatakan, off aktivitas ini akan dimulai pada H-7 lebaran, mulai dari jalan pantura Semarang – Demak, hingga ujung sesi dua.
“Kita akan hentikan sementara mulai tanggal 25 atau 26 April hingga 9 mei. Selain itu, beberapa jalan alternatif desa yang selama ini kami gunakan untuk akses alat berat, akan kami kembalikan agar dapat digunakan masyarakat untuk mudik atau beraktivitas selama lebaran,” terang Lucky, Jumat (22/4) siang.
Sementara itu, pihak pelaksana proyek juga akan menutup area proyek yang berada di persimpangan Buyaran, Persimpangan Kadilangu dan beberapa titik proyek di Jalan Pantura Demak. “Untuk di area Proyek tol yang ada di Jalan Lingkar, kita sudah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Demak dan Dishub untuk memasang lampu penerangan,” tambah Lucky.
Hingga saat ini, proyek pembangunan jalan tol semarang demak sesi dua telah mencapai 74 persen lantaran beberapa titik yang masih terkendala pembebasan lahan. Ditargetkan, proyek pembangunan jalan tol semarang – demak sesi dua dapat selesai pada bulan oktober 2022 mendatang. (*)









