Demak – Komunitas Tani Merdeka Kabupaten Demak membagikan sekitar 1.200 paket sayuran gratis kepada masyarakat di kawasan Alun-Alun Demak, Kamis (26/6). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap petani yang tengah menghadapi penurunan harga hasil panen dan minimnya serapan pasar.
Ketua Tani Merdeka Kabupaten Demak, Nur Ari Hasanah atau yang akrab disapa Mbak Ana, mengatakan aksi sosial tersebut bertujuan membantu petani agar hasil panennya tetap terserap dan tidak terbuang sia-sia.
Menurutnya, anjloknya harga sayuran dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya memasuki bulan Suro yang biasanya ditandai dengan berkurangnya kegiatan hajatan dan pesta pernikahan. Selain itu, berkurangnya permintaan dari sejumlah program penyediaan makanan juga turut berdampak pada pemasaran hasil pertanian.
“Kami kasihan dan peduli kepada petani. Mereka sudah bekerja keras menanam, tetapi hasil panennya tidak terserap pasar. Karena itu kami membeli hasil panen mereka dan membagikannya secara gratis kepada masyarakat,” ujar Mbak Ana.
Ia menjelaskan, sayuran yang dibagikan berasal dari petani lokal Kabupaten Demak serta petani dari wilayah Kopeng. Dengan cara tersebut, petani tetap mendapatkan pemasukan meski harga pasar sedang turun.
“Kami ingin membantu semampu kami agar petani tidak merugi. Petani sudah mati-matian menanam, sehingga hasil panennya harus tetap memiliki nilai ekonomi,” tambahnya.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang melintas di kawasan Alun-Alun Demak. Salah satu penerima bantuan, Munfaati, warga Desa Betokan, mengaku bersyukur dan senang mendapatkan paket sayuran gratis.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari sekaligus membantu meringankan pengeluaran rumah tangga.
“Alhamdulillah, saya sangat senang dan berterima kasih. Sayurannya masih segar dan bisa dimasak untuk keluarga di rumah. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan karena sangat membantu masyarakat dan juga petani,” ujar Munfaati.
Melalui kegiatan tersebut, Tani Merdeka Demak berharap dapat menjadi jembatan antara petani dan masyarakat. Di satu sisi hasil panen petani dapat terserap dengan baik, sementara di sisi lain masyarakat turut merasakan manfaat dari hasil pertanian lokal.
Aksi pembagian sayur gratis ini sekaligus menjadi wujud solidaritas sosial untuk mendukung kesejahteraan petani sebagai salah satu pilar penting ketahanan pangan daerah.(*)








