DEMAK – Bupati berikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada ustadz ustadzah yang telah mencurahkan ilmu dan waktunya untuk masa depan anak-anak agar memililiki akhlaqul karimah. Pengakuan ini dijelaskan Bupati Eistianah saat membuka Forum Komunikasi Ulama Umaro “Peningkatan Kesejahteraan Guru Madin, TPQ dan Pondok Pesantren Kabupaten Demak Tahun 2024” di Madin Al-Furqon Kelurahan Betokan, Kecamatan Demak Kota, Selasa (2/4).
Menurut Bupati seluruh dedikasi yang sudah diberikan menjadi amal jariyah yang mampu menciptakan pemimpin masa depan yang amanah.
“Bahwa tugas sebagai seorang pembimbing sangatlah mulia. Tugas tersebut merupakan sebuah amanah dan kepercayaan yang harus dijaga dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Untuk itu, saya berpesan kepada Bapak Ibu, ustadz dan ustdzah agar tetap semangat, berjuang untuk memupuk akhlak para generasi penerus bangsa yang baik dan berguna bagi agama, nusa, dan bangsa,” ujarnya didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Demak beserta Asisten Pemerintahan dan Kesra.
“Kita ketahui bersama bahwa Lembaga pendidikan keagamaan non formal seperti Madrasah Diniyah, Taman Pendidikan Al-Qur’an, maupun Pondok Pesantren berperan besar dalam menanamkan pendidikan akhlak dan kepribadian islami kepada generasi muda melalui pembelajaran Al-Qur’an sejak usia dini,” imbuh Bupati .
“Maka, mari bersama kita dukung keberadaan lembaga-lembaga pendidikan non formal ini agar semakin maju, berkembang dan mampu bersaing dalam memberikan pendidikan keagamaan,” terangnya kemudian.
Pada kesempatan itu juga disalurkan bantuan pada guru Madin, TPQ dan Pondok Pesantren di Wilayah Kecamatan Demak. Bantuan ini merupakan bentuk tanda kasih dan kepedulian serta komitmen Pemerintah Kabupaten Demak untuk mendukung dan meningkatkan kesejahteraan para pendidik keagamaan.
“Semoga dapat menjadi motivasi tersendiri untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan para santri. Mari bersama kita ciptakan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, bermoral demi mewujudkan Demak lebih bermartabat, maju dan sejahtera,” pungkasnya. (*)









