
DEMAK – Angin putting beliung kemarin sore melanda beberapa wilayah di Demak, akibatnya puluhan rumah warga mengalami kerusakan akibat amukan angin yang dating secara tiba-tiba tersebut. Kini puluhan petugas gabungan Polsek Mranggen dan Koramil Mranggen, melakukan penanganan rumah warga yang rusak akibat tersapu angin puting beliung, Kamis (17/2/2022) pagi.
Untuk wilayah Desa Candisari Kecamatan Mranggen Demak terdapat 79 rumah yang mengalami kerusakan ringan hingga berat di dua dukuh yang ada. Ulil Albab, salah seorang pemilik rumah mengatakan, hujan deras disertai angin kencang terjadi sekitar pukul 16.00 wib.
“Saat itu langit tiba-tiba gelap dan hujan deras, tidak lama kemudian angin kencang juga datang sekitar 15 menit berputar putar menerbangkan genteng dan atap rumah roboh,” ujar Ulil.
Menurut Kades Candisari, Suratman, data sementara rumah rusak terdampak angin puting beliung sebanyak 79 KK. “Ada 79 rumah dan 274 jiwa yang sementara ini mengungsi ke rumah rumah saudara mereka,” terang Suratman.
Mendapati laporan tersebut, Komandan Koramil 12 Mranggen, Kapten Arm Sukartiyo, langsung menerjunkan anggotanya untuk membantu warga.
“Saat ini sekitar 50 personil gabungan Polsek dan Koramil membantu warga memperbaiki rumah, selanjutnya kita lakukan penanganan cepat dengan menyingkirkan puing puing dan genteng rumah yang rusak. Kita maksimalkan hari ini sudah tertangani, termasuk memasang genteng baru bantuan dari pemerintah desa,” kata Danramil 12/Mranggen. Sementara itu dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak, ada tiga desa terdampak angin puting beliung yang terjadi pada rabu sore. Tiga desa tersebur, yakni Desa Kunir di Kecamatan Wonosalam, Desa Wonokerto di Kecamatan Karangtengah, dan Desa Candisari di Kecamatan Mranggen.(*)







