DEMAK – Bupati Demak Eistianah hadir dalam Harlah NU yang ke-101 dan Harlah ke-33 Rumah Sakit Islam NU Demak di Wisma Halim (17/2). Menurut Eisti, momentum peringatan harlah menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus berbuat yang terbaik, menuju kemajuan, kesejahteraan, dan keberlanjutan bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.
“Peringatan Harlah Nahdlatul Ulama ke-101 membawa makna mendalam bagi seluruh umat Islam di Indonesia, termasuk di Kabupaten Demak. Nahdlatul Ulama bukan hanya sebuah organisasi keagamaan, tetapi juga pilar keberagaman dan keutuhan bangsa. Semangat keislaman yang diemban oleh NU senantiasa menginspirasi kita untuk terus bersatu dan membangun Indonesia yang adil dan berkeadilan,” ujar Bupati.
Tema peringatan kali ini yakni “Memacu Kinerja dan Mengawal Kemenangan Indonesia,” menurutnya bisa menjadi panggilan bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas dan produktivitas.
“Bahwa peningkatan kinerja bukan hanya menjadi tuntutan zaman, tetapi juga sebuah kewajiban sebagai pemimpin dan anggota masyarakat. Melalui kinerja yang optimal, Insya Allah kita dapat menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan membantu mewujudkan Indonesia yang lebih baik,” imbuh Bupati kemudian.
Sedangkan RSI NU Demak, telah menjadi bagian integral dalam upaya penyelenggaraan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kiprah Rumah Sakit Islam NU Demak sebagai lembaga kesehatan yang peduli dan profesional adalah cermin dari komitmen kita untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.
“Kami sampaikan bahwa keberadaan RSI NU di Kabupaten Demak telah banyak membantu kami jajaran Pemkab Demak dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan sesuai standart,” jelas Eisti.
Ketua PCNU Kabupaten Demak KH Aminuddin Mas’udi mengatakan Demak saat ini tengah berduka karena ada beberapa kecamatan yang masih dilanda banjir besar.
“Kami ucapkan terima kasih seluruh warga yang bersama-sama bergotong royong di posko yang kita dirikan di beberapa kecamatan,” pungkasnya. (*)









