DEMAK – Jangan takut diancam karena kita punya Rambo dari PDIP, untuk itu kita mesti solid dan kompak dan jangan saling menjelek-jelekkan. Karena lebih enak punya kepala daerah dari PDIP daripada punya kepala daerah yang di luar PDIP, karena jika tidak maka semua bisa serba sulit mau apa saja sulit, demikian ditegaskan calon wakil gubernur dari PDIP Hendrar Prihadi atau Hendi saat melakukan konsolidasi dengan kader PDIP di Desa Kebonbatur Mranggen kemarin.
Dia mencotohkan pada saat di semarang, memiliki walikota dari luar PDIP semuanya serba sulit, mau apa saja sulit. Menurutnya saat ini PDIP harus focus pada mengatasi masalah kemiskinan karena bagaimana caranya semua bisa sejahtera.
“Kita punya keluarga besar yang bisa menyejahterakan masyarakat,” ujarnya.
Dirinya juga mengapresiasi dan berterimakasih kepada Slamet Bisri selaku ketua DPC PDIP Demak yang sudah menginisiasi pembentukan dari ranting hingga kordes di Batursari. Ini menjadi semangat kita karena masih kurang 58 hari lagi pada 27 November, dan teman-teman bisa maksimalkan mesin partai karena masih kurang sedikit lagi.
“Target kita adalah menang, makanya kita turun terus ke bawah dan ketemu dengan teman-teman dari kota kabupaten untuk koordinasi dan pembentukan tim-tim,” jelasnya.
Sementara itu Calon Bupati Demak dari PDIP Eistianah mengatakan hal yang sama bahwa semua elemen di PDIP harus solid semua dan tidak saling berhianat solid satu suara untuk memenangkan konstelasi politik ini di 27 november.
“Kita focus pada tim kita dan konsolidasi di desa dan korlap yang bekerja di lapangan,” pungkasnya.
Sedangkan Ketua DPC PDIP Demak Fahrudin Bisri Slamet mengatakan bahwa untuk desa Batursari pada pileg kemarin mendapatkan 10 ribu suara, sehingga untuk pilkada kali ini dirinya mentargetkan 15 ribu suara.
“Ini pertarungan kita, harga diri kita, walau sendiri banteng tetap nyeruduk,” tegasnya.
“Kita juga mulai mendata warga terkait DPT juga kita jelaskan kepada masyarakat bahwa kita punya calon yang hebat seorang Rambo, ini yang harus digelorakan. Juga profil mbak Eisti dimana pembangunan di Batursari perlu dilanjutkan, maka wajib untuk menangkan beliau di Batursari. Saya minta satu hal, jangan ada dusta di antara kita. Saya berharap yang disini menjaga komitmen dan seduluran kita,” tegas Slamet. (*)









