DEMAK – Bupati Demak Eistianah terus menyemangati para pelaku UMKM yang tengah menjalankan pelatihan selama dua hari di Aula Kecamatan Wonosalam, Kamis (29/2).
“Terus semangat jangan sampai kendor, para peserta kebanyakan sudah punya skill jadi pelatihan ini menambah kemampuan mereka,” jelas Bupati saat membuka pelatihan.
Menurut Bupati, Pemkab Demak sendiri melalui Dindagkop ada berbagai macam kegiatan untuk UMKM.
“Ada banyak rangkaian pelatihan untuk para pelaku UMKM, mulai dari sertifikasi halal, pengemasan, hingga marketing. Kita bagi per kecamatan sehingga merata di 14 kecamatan. Kemarin di Wedung lebih ke olahan ikan dan di Wonosalam lebih banyak pisang dan ayam maka pelatihan disesuaikan dengan lokal wisdom yang ada. Target kita tingkatkan skill UMKM yang ada,” ujarnya.
Menurut Bupati, para peserta yang kebanyakan ibu rumah tangga ini sangat berdaya sekali, meski harus disambi-sambi namun masih bisa mengerjakan pekerjaan yang menghasilkan lainnya. Bisa menambah perekonomian dan tidak menambah beban rumah tangga adalah sesuatu yang luar biasa.
“Yang senior bisa menurunkan ilmunya ke junior. Para pemula membutuhkan bimbingan dan sharing cara sukses seperti apa. Sehingga kedepan target program unggulan kami bisa terwujud. Skill dapat pengangguran turun selanjutnya bisa membuat usaha yang lebih besar sehingga angka kemiskinan di Demak ikut turun,” pungkasnya.
Camat Wonosalam Dra Sri Utami menambahkan kegiatan ini untuk melaksanakan program kerja dan untuk melaksanakan misi visi bupati.
“Ada 42 UMKM yang ikut dalam kegiatan ini, dengan masing-masing desa mengirimkan dua orang peserta, kebanyakan sudah berpengalaman dan ada beberapa yang baru,” terangnya.
“Untuk materi berupa teori oleh narsum dan dilanjutkan dengan praktek selama dua hari dengan materi pengolahan daging ayam serta olahan pisang. Dilanjut pada hari ke dua praktek lapangan ke Kabupaten Karanganyar. Belajar Ke produsen banana crush atau ceriping pisang, disini kita bisa belajar dari dekat di dapurnya. Bisa melihat dari dekat bagaimana prosesnya sampai jadi,” pungkas Camat. (*)









