• Tentang Kami
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Media Saiber
  • Disclaimer
Sabtu, Juli 11, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Jateng Update
  • DAERAH
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • OLAH RAGA
  • POLITIK
  • DAERAH
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • OLAH RAGA
  • POLITIK
No Result
View All Result
Jateng Update
No Result
View All Result
Home BUDAYA

Meski Diguyur Hujan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berlangsung Meriah

DUGDERAN: Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu bertindak sebagai Kanjeng Mas Ayu Tumenggung Purboningrum saat mengikuti prosesi kirab Dugderan dari Balai Kota Semarang menuju Masjid Kauman dan Alun-alun Semarang, Sabtu (9/3).

by Photo
Selasa, 12 Mar 2024
in BUDAYA, DAERAH, PARIWISATA
0
Meski Diguyur Hujan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berlangsung Meriah
Share on FacebookShare on Twitter

SEMARANG – Meski di tengah guyuran hujan, prosesi Kirab Dudgeran Kota Semarang tetap berlangsung semarak dan meriah. Antusias masyarakat masih tinggi, dengan berbondong-bondong menyambut rombongan kirab dari Balai Kota Semarang menuju Masjid Kauman dan Alun-alun Semarang, Sabtu (9/3).

Prosesi Dugderan diawali dengan upacara di halaman Balai Kota Semarang. Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu bertindak sebagai Kanjeng Mas Ayu Tumenggung Purboningrum, Adipati Kota Semarang.

Di sela acara, Mbak Ita sapaan akrabnya mengatakan prosesi Kirab Dugderan ini merupakan penanda agar masyarakat bersiap menyambut bulan suci Ramadan.

“Ini menjadi salah satu rangkaian nguri-uri budaya dengan kegiatan-kegiatan menjelang Ramadan,” ujarnya.

Mbak Ita yang dalam kesempatan itu berlaku sebagai Adipati Kota Semarang Kanjeng Mas Ayu Tumenggung Purboningrum juga menandai peresmian Dugderan dengan memukul bedug bersama jajaran Forkopimda.

Diiringi pasukan berkudo, Mbak Ita melepas kirab arak-arakan dengan secara simbolis memecahkan kendi. Mbak Ita lantas menaiki kereta kuda diiringi pasukan berkuda yang dikomandoi Kadisbudpar Kota Semarang, Wing Wiyarso di barisan terdepan.

Wali Kota perempuan pertama di kota Semarang ini, bahkan turut membagi-bagikan makanan kepada masyarakat yang menonton kirab di sepanjang Jalan Pemuda.

Menurut Mbak Ita, prosesi Dugderan kali ini semakin lengkap dengan adanya keikutsertaan warga Tionghoa. “Ada arak-arakan pasukan berkudo atau pasukan prajurit 40-an. Ditambah ada pembagian kue keranjang dari Paguyuban Tionghoa, selain kue ganjel rel yang ada di Masjid Agung Semarang dan dibagikan di Aloon-Aloon, karena jaraknya masih berdekatan dengan Imlek,” sebutnya.

Mbak Ita menyebut, dengan kolaborasi dan akulturasi budaya ini, dirinya meyakini bahwa baru Kota Semarang saja yang memiliki prosesi seperti ini.

“Tentunya kami berharap bisa lancar semua proses dari Balai Kota kemudian Masjid Agung Semarang kemudian di Masjid Agung Jawa Tengah. Pembagian kue ganjel rel dan kue keranjang ini juga menjadi wujud akulturasi budaya antara masyarakat Jawa, keturunan Arab, keturunan Tionghoa, dan keturunan Melayu. Tentunya akan menjadi satu rangkaian yang sangat dinantikan masyarakat,” paparnya.

Dengan prosesi Dugderan ini, lanjut Mbak Ita, merupakan perayaan bersama dalam menyambut bulan Ramadan dengan keikhlasan hingga menyongsong Idul Fitri. Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Wing Wiyarso mengatakan, kirab prosesi Dugderan digelar rutin setiap tahun.

Menurut Wing Wiyarso, dulu prosesi Dugderan diinisiasi oleh Kanjeng Bupati Raden Mas Tumenggung Aryo Purboningrat pada tahun 1881. “Beliau mewujudkan satu kolaborasi akulturasi budaya. Ketika masyarakat Muslim menjelang Ramadan, antara umara dengan ulama bersama-sama mengumumkan kepada masyarakat untuk menyambut bulan suci Ramadan,” kata dia.

Dirinya menyebut, prosesi ini diawali dengan adanya Pasar Dugderan di sekitar Alun-alun Semarang yang dimeriahkan berbagai permainan.

Warak Ngendog sebagai simbol Dugderan merupakan binatang imajiner yang menunjukkan akulturasi budaya Kota Semarang sejak zaman dahulu kala. Acara kebudayaan ini juga bentuk toleransi tinggi antar umat beragama, antar etnis yang ada di Kota Semarang. Apalagi kala itu, Semarang menjadi lokasi strategis dalam melakukan syiar agama Islam.

Menurut Wing, ini kedua kalinya prosesi Dugderan yang dilakukan setelah revitalisasi Alun-alun Kauman. “Acara pertama ada penyerahan suhuf halaqah. Dari Balai Kota, rombongan Ibu Wali Kota yang memerankan tokoh Kanjeng Mas Ayu Tumenggung Purboningrum, nama lain kami izin kepada Keraton Surakarta karena Kanjeng Bupati Raden Mas Tumenggung Aryo Purboningrat adalah putra. Ini dilakukan karena pimpinan kami putri, maka kami minta arahan kemudian diberikan nama tersebut,” kata dia.

Mbak Ita, memimpin prosesi kirab sampai Masjid Agung Semarang Kauman, di sana akan diterima oleh Tafsir Anom bersama Alim Ulama yang hadir. Di Masjid Kauman, kata Wing, akan diumumkan kepada masyarakat tentang penentuan hari datangnya bulan suci Ramadan 1445 Hijriyah. (sgt)

Tags: jawa tengahkota SemarangMbak Itaprovinsi Jawa TengahSemarangSemarang Hebat
ShareTweetShare
Photo

Photo

Next Post
Kwarcab Demak Serahkan Bantuan Peralatan Tulis ke Korban Banjir di Karanganyar

Kwarcab Demak Serahkan Bantuan Peralatan Tulis ke Korban Banjir di Karanganyar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Mahasiswa Unwahas Harus Perkuat Nalar Krisis untuk Hadapi Banjir Informasi Digital

Mahasiswa Unwahas Harus Perkuat Nalar Krisis untuk Hadapi Banjir Informasi Digital

by Photo
Minggu, 28 Jun 2026
0

...

Mohammad Saleh Terus Dorong Percepatan Perbaikan Jalur Pantura Barat

Mohammad Saleh Terus Dorong Percepatan Perbaikan Jalur Pantura Barat

by Photo
Jumat, 26 Jun 2026
0

...

Peduli Petani, Tani Merdeka Demak Bagikan 1.200 Paket Sayur Gratis di Alun-Alun Demak

Peduli Petani, Tani Merdeka Demak Bagikan 1.200 Paket Sayur Gratis di Alun-Alun Demak

by Photo
Jumat, 26 Jun 2026
0

...

Momentum Lebaran Yatim, Wabup Demak Ajak Perbanyak Sedekah dan Amalan Sunah Muharram

Momentum Lebaran Yatim, Wabup Demak Ajak Perbanyak Sedekah dan Amalan Sunah Muharram

by Photo
Kamis, 25 Jun 2026
0

...

Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Dorong Kredit Murah untuk Perkuat Daya Saing UMKM

Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Dorong Kredit Murah untuk Perkuat Daya Saing UMKM

by Photo
Rabu, 24 Jun 2026
0

...

Sertifikasi Tanah Wakaf Jateng Tertinggi Nasional, Wakil Ketua Dewan Minta Percepatan Terus Dilanjutkan

Sertifikasi Tanah Wakaf Jateng Tertinggi Nasional, Wakil Ketua Dewan Minta Percepatan Terus Dilanjutkan

by Photo
Selasa, 23 Jun 2026
0

...

Dukung Ekonomi Daerah, Mohammad Saleh Dukung Pengembangan Kawasan Wisata Berbasis Aglomerasi

Dukung Ekonomi Daerah, Mohammad Saleh Dukung Pengembangan Kawasan Wisata Berbasis Aglomerasi

by Photo
Selasa, 23 Jun 2026
0

...

  • Tentang Kami
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Media Saiber
  • Disclaimer

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • DAERAH
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • OLAH RAGA
  • POLITIK

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In