• Tentang Kami
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Media Saiber
  • Disclaimer
Minggu, Juni 14, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Jateng Update
  • DAERAH
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • OLAH RAGA
  • POLITIK
  • DAERAH
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • OLAH RAGA
  • POLITIK
No Result
View All Result
Jateng Update
No Result
View All Result
Home DAERAH

Sukirman Ajak Bergerak Bareng Atasi Stunting

Wakil Ketua DPRD Jateng H Sukirman, SS berama warga Batang

by Photo
Selasa, 30 Jan 2024
in DAERAH, edukasi
0
Sukirman Ajak Bergerak Bareng Atasi Stunting
Share on FacebookShare on Twitter

BATANG, JATENGUPDATE.NET – Persoalan stunting di Kabupaten Batang merupakan masalah serius yang harus ditangani segera. Tidak hanya menyangkut masa depan anak, namun juga sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Untuk itu Wakil Ketua DPRD Jateng H Sukirman, SS mengajak masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Batang ini untuk dapat berperan aktif dalam mencegah stunting mulai dari lingkungan keluarga.

Menurut Sukirman, pencegahan stunting harus menjadi prioritas bagi semua orang, dan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja baik itu pusat maupun daerah.

“Masyarakat memiliki peran penting mencegah terjadinya stunting dalam lingkungan keluarga terlebih para ibu. Ini yang harus bisa diperhatikan,” ucapnya.

Politisi asal PKB ini menyarankan, setiap keluarga harus memastikan bahwa anak-anak mereka mendapatkan nutrisi yang cukup dan seimbang, serta mendapatkan akses ke layanan kesehatan yang memadai.

“Akses terhadap pelayanan kesehatan harus mudah, setiap saat bisa dijangkau dari seluruh pelosok kabupaten,” katanya.

Selain itu, ia juga meminta kepada masyarakat untuk senantiasa mendukung berbagai program dari pemerintah baik pusat hingga daerah yang ditujukan untuk mencegah stunting.

“Kita tentu berharap dengan kerja sama atau sinergitas antara pemerintah dan masyarakat, kita bisa mengurangi persentase prevalensi stunting di Kabupaten Batang ini, sebab saat ini masih tergolong tinggi,” tandasnya

Sementara berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Batang menyebutkan angka stunting di tahun lalu mencapai 13.46 persen. Namun, data secara nasional dari Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) stunting Batang mencapai 21 persen.

“Memang datanya beda karena survainya juga beda. Tapi pada prinsipnya tidak masalah. Itu justru membuat kita bersemangat untuk melakukan percepatan program menurunkan stunting di Kabupaten Batang,” ungkapnya.

Berdasarkan data Pemkab Batang dari hasil elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPBG) angka stunting tercatat tahun 2017 mencapai 9.62% atau sebanyak 4.958 bayi stinting dari pelaporan e-PPBG yang dilakukan pada 51.553 bayi di Batang.

Tahun 2018 mencapai 9.35% atau 4.921 bayi stuntung dari 52.653. Untuk tahun 2019 ada kenaikan 10.27% atau 5.303 bayi stunting dari 51.622 bayi. Lalu, 2020 angkanya baik 16.71% atau 5.915 bayi stunting dari 35.397 bayi. Sedangkan tahun 2021 turun menjadi 14,14 % atau 5.275 bayi stunting dari 37.302 bayi atau anak. Di tahun 2022 mengalami penurunan 13,56 % atau 5.182 bayi stinting dari hasil pelaporan e-PPBG 38.211 bayi.

Ia pun menyebutkan dari angka SSGI sebesar 21 persen masuk ranking 10 besar di Jawa Tengah. “Upaya kita sudah banyak dilakukan melalui puskesmas beberapa tahun lalu dengan program gayeng nginceng wong meteng,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Dinas Kesehatan juga menggandeng Kantor Kementerian Agama sosialisaikan dan pembinaan kepada calon pengantin.

“Untuk penurunan stunting itu tidak bisa intervensi saat bayinsudah lahir dan itu sudah terlambat. Kita berupaya saat bayi masih dalam kandungan, bahkan pada saar calon ibu kita intervensi bagaimana merawat kesehatan dirinya dan janin. Menjaga pola maka agar tidak anemia agar tidak terjadi maslah pendarahan saat persalinan. Karea resiko bayi stunting akan tinggi,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan faktor penyebab stunting di Batang sangat kompleks. Tapi pilar utamanya ada pola makan, pola asuh dan sanitasi.

“Ketiga itu berkontribusi dan di Batang masih bermasalah, misalnya untuk pola makan. Karena di kita masih kenal pantangan pada ibu hamil dan ibu menyusui. Padahal makanan bergizi dan sehat sangat dibutuhkan bagi ibu hamil, ibu menyeusui dan bayi. Untuk pertumbuhan otak fan badanya,” terangnya.

Hal itu, kata dia terjadi karena keterbatasan ekonomi yang diaertai dengan adanya pandemi Covid-19 tiga tahun terakhir yang secara umum masyarakat terkena dampak goncangan ekonomi yang cukup hebat.

“Pola asuh juga berpengaruh, ketika bayi diasuh oleh orang yang pengetahuannya kurang memadai. Sehingga dalam memberikan makanan juga keliru pola dan tidak telaten,” jelasnya.

Sanitasi juga sangat berpengaruh, di Batang karena baru ada 30,6 persen. 31 persen yang sudah ODF, karena buang air besar sembarang resiko terjadi penyakit menular tinggi. “Diare tinggi, anak sering sakit – sakitan berat badanya akan turun dan berakibat stunting,” tukasnya. (ida/anf/adv)

Tags: BatangDPRD JatengDPW PKBheadlinePKBstuntingSukirman
ShareTweetShare
Photo

Photo

Next Post
Polres Demak Gencar Sosialisasikan Larangan Penggunaan Knalpot Brong

Polres Demak Gencar Sosialisasikan Larangan Penggunaan Knalpot Brong

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Santri Diajak Manfaatkan Program Beasiswa Kuliah dari Pemprov Jateng

Mohammad Saleh Dukung Realokasikan Rp 200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

by Photo
Jumat, 12 Jun 2026
0

...

Mumpuni dan Visioner, Jateng Dukung Penuh Sari Yuliati Pimpin Kosgoro 1957

Mumpuni dan Visioner, Jateng Dukung Penuh Sari Yuliati Pimpin Kosgoro 1957

by Photo
Jumat, 05 Jun 2026
0

...

Fraksi Gerindra DPRD Kota Semarang Optimis Progam MBG akan Semakin Baik

Fraksi Gerindra DPRD Kota Semarang Optimis Progam MBG akan Semakin Baik

by Photo
Rabu, 03 Jun 2026
0

...

Terbukti Sukses Layani Warga, Mohammad Saleh Minta Program Dokter Spesialis Keliling Diperluas

Terbukti Sukses Layani Warga, Mohammad Saleh Minta Program Dokter Spesialis Keliling Diperluas

by Photo
Senin, 25 Mei 2026
0

...

Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

by Photo
Sabtu, 23 Mei 2026
0

...

Mohammad Saleh Ingatkan Alokasi 232 ribu Kursi SMA/SMK Harus Transparan dan Akuntabel

Mohammad Saleh Ingatkan Alokasi 232 ribu Kursi SMA/SMK Harus Transparan dan Akuntabel

by Photo
Kamis, 21 Mei 2026
0

...

Ada 6,4 Juta Ton Sampah di Jateng Bisa Jadi Sumber Listrik Ramah Lingkungan

Ada 6,4 Juta Ton Sampah di Jateng Bisa Jadi Sumber Listrik Ramah Lingkungan

by Photo
Rabu, 20 Mei 2026
0

...

  • Tentang Kami
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Media Saiber
  • Disclaimer

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • DAERAH
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • OLAH RAGA
  • POLITIK

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In