DEMAK – Gelaran tahunan Grebeg Besar Demak kembali didakan menjelang Idul Adha tahun ini, digelar di Panggung Kesenian Demak di lapangan Tembiring. Acara ini sendiri merupakan tradisi tahunan yang telah menjadi bagian dari identitas budaya Kabupaten Demak. Dibuka Bupati Demak Eistianah, grebeg besar menjadi momen untuk melestarikan warisan budaya.
Kegiatan ini sendiri dibuka dengan pemukulan gong oleh Bupati Demak, Eisti’anah, yang dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng. Bupati didampingi oleh Wakil Bupati KH Ali Makhsun, Dandim 0716/Demak Letkol Kaveleri Maryoto, Sekda Demak Akhmad Sugiharto beserta asisten, Kepala Dinas Pariwisata Endah Cahya Rini, dan Direktur Diana Ria Enterprise Muntohar.
Menurut Bupati, Grebeg merupakan salah satu sektor wisata budaya unggulan Kabupaten Demak, grebeg besar mampu membangkitkan geliat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sekaligus mendatangkan manfaat yang besar bagi perekonomian masyarakat.
“Saya berharap dengan digelarnya kembali pesta rakyat ini bisa menjadi ajang rekreasi dan hiburan bagi seluruh warga masyarakat Demak. Tradisi ini mencerminkan semangat gotong royong dan kebersamaan yang harmonis dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu ribuan warga Demak terus memadati Pasar Rakyat yang digelar tanpa ada tiket masuk alias gratis. Mereka menikmati berbagai macam hiburan mulai dari komedi putar, ontang anting, hingga ombak banyu, ditambah dengan aneka macam kuliner dari berbagai daerah juga bisa didapat disini. (*)









