Foto Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Semarang Nunung Sriyanto
JATENGUPDATE.NET SEMARANG – Langkah Presiden Prabowo Subiyanto mencopot Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana disambut baik oleh Fraksi Gerindra DPRD Kota Semarang. Saat ditemui kemarin, Ketua Fraksi Gerinrda DPRD Kota Semarang, Nunung Sriyanto mengatakan penggantian kepala BGN ini tentu sudah melalui berbagai langkah.
Seperti diketahui pada Senin (2/6/2026) Presiden Prabowo Subiyanti menunjuk Nanik S Deyang selaku kepala BGN yang baru menggantikan Danan Hindayana. Nanik akan didampingi Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai wakil kepala BGN. Menurut Nunung Sriyanto penggantian pucuk pimpinan BGN merupakan bagian dari evaluasi.
“Saya menyambut baik dan mendukung keputusan Presiden Prabowo, saya yakin penggantian ini sudah melalui proses yang benar serta berbagai pertimbangan yang matang,” ujar Nunung Sriyanto saat ditemui di ruang kerjanya kemarin. Nunung Sriyanto optimis pergantian kepala BGN akan membawa dampak positif bagi program Makan Bergizi Gratis atau MBG.
“Pergantian pucuk pimpinan BGN membuat program MBG akan semakin baik, saya optimis, pimpinan BGN yang baru bisa membawa lembaga tersebut semakin solid dan mampu melaksanakan salah satu program presiden tersebut,” kata Nunung Sriyanto. Selama ini program MBG sudah berjalan dengan baik.
Hanya saja perlu ditingkatkan, khusus dalam pengawasan terhadap dapur pelaksanaan atau SPPG yang tersebar di tanah air. Program MBG ini lanjut Nunung Sriyanto berdampak nyata tidak hanya bagi para siswa tapi juga masyarakat sekitar dapur SPPG yang bisa ikut bekerja dalam proses penyediaan menu makanan.
“Program MBG sudah terbukti menyerap jutaan pekerja di Indonesia, di Kota Semarang ini sudah berjalan dengan bagus, banyak masyarakat yang ikut ambil bagian dengan bekerja di dapur SPPG serta menjadi pemasok kebutuhan SPPG,” katanya. Ke depan dengan pergantian pucuk pimpinan BGN ini, program MBG bisa semakin baik.
“Saya optimis pilihan Pak Presiden dengan menunjuk kepala BGN yang baru merupakan keputusan yang tepat, khususnya dalam upaya memperbaiki program kerja BGN serta meningkatkan kinerja lembaga,” ujarnya. Nunung Sriyanto juga menyambut baik kritik dan masukan dari mahasiswa dan masyarakat.
Hanya saja kritik tersebut juga harus disertai solusi yang konkret sehingga pemerintah bisa memperbaiki program prioritas tersebut. Salah satu solusinya, menurut Nunung Sriyanto mahasiswa bisa menjadi relawan terjun ke sekolah-sekolah melakukan pengawasan atas menu yang dikirim ke para siswa.
“Saya yakin dengan pengawasan ini maka program MBG akan semakin baik, pengelola SPPG juga tidak akan main-main dengan menu yang disajikan ke siswa,” katanya. Pemerintah, lanjutnya tentu akan memperhatikan betul masukan yang diberikan oleh mahasiswa. Seperti diketahui Nanik S Deyang telah ditunjuk jadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Senin (2/6/2026).
Dalam keteranganya Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan pergantian tersebut dilakukan sebagai bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan program BGN selama satu setengah tahun terakhir, khususnya terkait aspek kedisiplinan, tata kelola, dan kualitas makanan yang menjadi tanggung jawab lembaga tersebut.
“Terkait dengan BGN, maka pada hari ini 2 Juni 2026 Bapak Presiden melakukan pergantian pimpinan BGN,” ujar Mensesneg. Dalam perombakan tersebut, Kepala BGN Dadan Hindayana digantikan. Selain itu, dua wakil kepala BGN, yakni Lodewyk Usung dan Sonny Sanjaya, juga diganti. Presiden kemudian menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Sementara itu, posisi Wakil Kepala BGN diisi oleh Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono. (ida)








