DEMAK – Mendirikan sebuah apotek tidaklah mudah, membutuhkan kerja keras dan dedikasi tinggi. Bahwa keberadaan apotek ini merupakan bukti nyata komitmen kita dalam memastikan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat dapat terjaga dengan baik. Harus kita ingat, apotek bukan hanya untuk menjalankan usaha saja, namun juga bagian penting dalam mendukung sistem pelayanan kesehatan. Demikian ditegaskan Bupati Demak Eistianah saat membuka apotik Sari Husada unit Kecamatan Guntur kemarin.
“Pastikan masyarakat bisa memperoleh informasi, saran, dan obat-obatan berkualitas yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan,” ujar Bupati.
“Saya juga menghimbau kepada puskemas-puskesmas di Kabupaten Demak agar melakukan pengadaan obat langsung ke Pedagang Besar Farmasi PT. Demak Sarana Sehat. Harapannya dapat membantu meningkatkan aksesibilitas obat-obatan dan peralatan medis yang dibutuhkan,” imbuh Eisti kemudian.
Bupati juga percaya bahwa manajemen Apotek Sari Husada terdiri dari insan-insan yang handal, berjiwa enterpreneurship serta memiliki semangat kerja yang tinggi. Untuk itu dirinya mengajak seluruh manajemen Apotek Sari Husada untuk terus meningkatkan kinerja.
“Selalu junjung tinggi asas profesionalitas, kedisiplinan, dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas. Berikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, pelayanan yang ramah, berkualitas dan memuaskan, serta ciptakan terobosan-terobosan baru sehingga Apotek Sari Husada dapat terus maju dan berkembang,” pungkasnya.

Sementara itu Direktur PT Demak Sarana Sehat Siswati menambahkan saat ini pihaknya terus membaca peluang usaha untuk meningkatkan pendapatan, diantaranya adalah dengan membuka cabang di beberapa kecamatan terutama untuk mendongkrak PAD. Untuk kecamatan Guntur ini sendiri merupakan cabang ke 10, setelah sebelumnya ada di Kota, Wedung, Bonang, Sedu, Gajah, Karangawen, dan Mranggen.
“Kami terus melakukan peningkatan dalam melayani masyarakat akan kebutuhan obat-obatan, kami juga bekerjasama dengan BPJS kesehatan agar mempermudah masyarakat yang akan memperoleh atau mengakses obat-obatan,” pungkasnya. (*)










