JATENGUPDATE.NET SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, mendorong pengelola desa wisata untuk memperbanyak kegiatan dan event kreatif sebagai upaya mengenalkan potensi desa, memberdayakan masyarakat, sekaligus menggeliatkan perekonomian lokal.
Menurut Heri, desa wisata memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, terutama di tengah upaya pemerintah mendorong pemulihan sektor pariwisata pascapandemi, jelasnya pada Senin (10/11).
Melalui berbagai event seni, budaya, kuliner, maupun olahraga, desa wisata dapat menarik lebih banyak kunjungan wisatawan sekaligus memperluas dampak ekonomi bagi warga setempat.
“Desa wisata harus bisa menjadi sarana promosi potensi desa, wadah kreativitas masyarakat, dan penggerak ekonomi lokal. Karena itu, desa wisata perlu terus berinovasi dan aktif menggelar kegiatan yang menarik wisatawan,” ujar Heri.
Berdasarkan data Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, saat ini terdapat 890 desa wisata yang tersebar di 35 kabupaten/kota di wilayah Jawa Tengah.
Jumlah tersebut, menurut Heri Pudyatmoko, menunjukkan besarnya potensi sektor pariwisata berbasis masyarakat jika dikelola secara berkelanjutan.
“Dengan jumlah yang mencapai hampir seribu desa wisata, Jawa Tengah punya kekuatan besar untuk membangun pariwisata yang berkarakter, berbasis budaya, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan warga,” ungkapnya.
Heri Londo, sapaan akrabnya, juga mengajak pemerintah daerah untuk terus memberikan pendampingan, pelatihan, dan dukungan promosi kepada para pelaku desa wisata agar dapat meningkatkan kualitas layanan dan daya tariknya.
“Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha menjadi kunci agar desa wisata tidak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian budaya dan lingkungan,” ucapnya.
Ia berharap, desa wisata di Jawa Tengah dapat menjadi contoh keberhasilan pembangunan berbasis potensi lokal yang mampu menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa.
“Ketika desa maju dan masyarakatnya berdaya, maka pondasi ekonomi daerah juga akan semakin kuat,” pungkas Sekretaris DPD Gerindra Jateng tersebut. (ida)









