• Tentang Kami
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Media Saiber
  • Disclaimer
Kamis, Juni 11, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Jateng Update
  • DAERAH
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • OLAH RAGA
  • POLITIK
  • DAERAH
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • OLAH RAGA
  • POLITIK
No Result
View All Result
Jateng Update
No Result
View All Result
Home DPRD Propinsi

Hadapi Tantangan Ekonomi Global, Heri Londo Optimistis Jateng Jadi Pusat Industri Hijau

by Photo
Sabtu, 25 Apr 2026
in DPRD Propinsi
0
Hadapi Tantangan Ekonomi Global, Heri Londo Optimistis Jateng Jadi Pusat Industri Hijau
Share on FacebookShare on Twitter

 

JATENGUPDATE.NET SEMARANG – Di tengah gejolak ekonomi dunia yang dipenuhi ketidakpastian, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Heri Pudyatmoko menyatakan keyakinan bahwa Jawa Tengah memiliki peluang besar menjadi pusat industri hijau nasional.
Pernyataan ini disampaikan Heri Pudyatmoko menanggapi proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang melambat akibat pergeseran kebijakan perdagangan, ketegangan geopolitik dan transisi energi.
Menurut data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, ekonomi provinsi ini berhasil tumbuh 5,37 persen sepanjang tahun 2025 atau lebih tinggi dari capaian nasional sebesar 5,04 persen.
Pertumbuhan tersebut didorong kuat oleh sektor industri pengolahan yang menyumbang 33,43 persen terhadap PDRB, diikuti perdagangan, pertanian dan konstruksi.
Bahkan, kawasan ekonomi khusus (KEK) serta kawasan industri menyumbang kontribusi langsung hingga 1,87 persen terhadap PDRB provinsi.
Heri Pudyatmoko menilai, momentum ini harus dimanfaatkan untuk melakukan lompatan strategis menuju industri rendah karbon.
“Hadapi tantangan ekonomi global, Jawa Tengah bukan hanya bertahan, tapi bisa menjadi pusat industri hijau yang kompetitif,” ujarnya.
Sebelumnya, pada tahun 2025, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Central Java Investment Business Forum (CJIBF) berhasil menggaet komitmen investasi senilai Rp5 triliun dari 34 investor, dengan porsi besar diarahkan ke sektor energi terbarukan dan industri hijau.
Selain itu, Pemprov juga telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 26 Tahun 2025 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Industri Hijau sebagai payung hukum yang jelas.
Beberapa proyek konkret sudah berjalan. Groundbreaking Green Java Industry Park di Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Semarang pada akhir 2025 menandai langkah nyata menuju kawasan industri ramah lingkungan.
Di Batang, PT Jateng Petro Energi (JPEN) sedang mempersiapkan pasokan energi baru terbarukan hingga 180 MW untuk mendukung Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Kawasan ini kini menjadi magnet bagi investor yang mencari kepastian pasokan energi hijau.
Dari sisi global, IMF dalam World Economic Outlook Update Januari 2026 memproyeksikan pertumbuhan ekonomi dunia hanya 3,3 persen pada 2026. Tantangan utama datang dari pergeseran kebijakan perdagangan, ketegangan geopolitik, serta kebutuhan mendesak akan transisi energi bersih.
Bagi negara berkembang seperti Indonesia, ini menjadi peluang sekaligus ancaman: industri konvensional berisiko kehilangan daya saing jika tidak bertransformasi cepat menuju green industry.
Sementara itu, Jawa Tengah memiliki keunggulan komparatif yang kuat. Lokasi strategis di tengah Pulau Jawa, pelabuhan Tanjung Mas yang terus dikembangkan, serta ratusan kawasan industri yang sudah eksis membuat provinsi ini siap menjadi hub manufaktur hijau.
Industri pengolahan yang selama ini menjadi mesin pertumbuhan (bahkan mencatat lonjakan 35 persen di 2025) kini bisa diarahkan ke produk bernilai tambah rendah emisi, seperti komponen kendaraan listrik, panel surya, hingga produk bio-based.
Heri menjelaskan, industri hijau tidak hanya akan menarik investasi asing yang semakin selektif terhadap isu lingkungan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru yang berkualitas.
Selain itu, transisi ini sekaligus mendukung target nasional Net Zero Emission 2060 dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah terhadap fluktuasi harga energi fosil.
“Kami (DPRD) akan mendorong regulasi yang lebih progresif, percepatan perizinan dan peningkatan SDM melalui pendidikan vokasi berbasis green technology,” katanya.
Tak sampai di situ, proyeksi Bank Indonesia untuk 2026 menempatkan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah di kisaran 5,1–5,9 persen. Angka ini bisa lebih tinggi jika investasi hijau benar-benar terealisasi.
“Tantangan tentu masih ada, mulai dari infrastruktur energi, ketersediaan talenta, hingga pembiayaan. Namun, peluangnya jauh lebih besar,” katanya.
“Jawa Tengah tidak hanya siap menghadapi tantangan ekonomi global, tapi juga siap memimpin perubahan menuju ekonomi yang lebih hijau, inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya. (ida)

Tags: DPRD Jateng
ShareTweetShare
Photo

Photo

Next Post
Anak Rentan Terpapar Media Sosial, Heri Pudyatmoko Tekankan Urgensi Perlindungan di Era Digital

Anak Rentan Terpapar Media Sosial, Heri Pudyatmoko Tekankan Urgensi Perlindungan di Era Digital

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Mumpuni dan Visioner, Jateng Dukung Penuh Sari Yuliati Pimpin Kosgoro 1957

Mumpuni dan Visioner, Jateng Dukung Penuh Sari Yuliati Pimpin Kosgoro 1957

by Photo
Jumat, 05 Jun 2026
0

...

Fraksi Gerindra DPRD Kota Semarang Optimis Progam MBG akan Semakin Baik

Fraksi Gerindra DPRD Kota Semarang Optimis Progam MBG akan Semakin Baik

by Photo
Rabu, 03 Jun 2026
0

...

Terbukti Sukses Layani Warga, Mohammad Saleh Minta Program Dokter Spesialis Keliling Diperluas

Terbukti Sukses Layani Warga, Mohammad Saleh Minta Program Dokter Spesialis Keliling Diperluas

by Photo
Senin, 25 Mei 2026
0

...

Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

by Photo
Sabtu, 23 Mei 2026
0

...

Mohammad Saleh Ingatkan Alokasi 232 ribu Kursi SMA/SMK Harus Transparan dan Akuntabel

Mohammad Saleh Ingatkan Alokasi 232 ribu Kursi SMA/SMK Harus Transparan dan Akuntabel

by Photo
Kamis, 21 Mei 2026
0

...

Ada 6,4 Juta Ton Sampah di Jateng Bisa Jadi Sumber Listrik Ramah Lingkungan

Ada 6,4 Juta Ton Sampah di Jateng Bisa Jadi Sumber Listrik Ramah Lingkungan

by Photo
Rabu, 20 Mei 2026
0

...

Nunung Sriyanto Resmi Pimpin Dekopinda Kota Semarang, Siap Dorong Kemandirian KDMP

Nunung Sriyanto Resmi Pimpin Dekopinda Kota Semarang, Siap Dorong Kemandirian KDMP

by Photo
Rabu, 20 Mei 2026
0

...

  • Tentang Kami
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Media Saiber
  • Disclaimer

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • DAERAH
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • OLAH RAGA
  • POLITIK

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In