• Tentang Kami
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Media Saiber
  • Disclaimer
Rabu, April 29, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Jateng Update
  • DAERAH
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • OLAH RAGA
  • POLITIK
  • DAERAH
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • OLAH RAGA
  • POLITIK
No Result
View All Result
Jateng Update
No Result
View All Result
Home BUDAYA

Mbak Ita Ingin Batik Warna Alam jadi Ikon Kota Semarang

by Photo
Jumat, 27 Okt 2023
in BUDAYA, DAERAH, edukasi
0
Mbak Ita Ingin Batik Warna Alam jadi Ikon Kota Semarang
Share on FacebookShare on Twitter

Foto doc/Bagian Kompipro Setda Kota Semarang
WARNA ALAM : Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat meresmikan Galeri Sentra Batik Pewarna Alam di Jalan Malon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Kamis (26/10/2023).

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu ingin batik dengan pewarna alam yang lebih ramah lingkungan menjadi batik ikon khas Kota Semarang. Hal ini disampaikan Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu usai meresmikan Galeri Sentra Batik Pewarna Alam di Jalan Malon, Gunungpati, Kota Semarang, Kamis (26/10/2023).

“Alhamdulillah hari ini kami meresmikan Sentra Batik Alam di Malon, Kecamatan Gunungpati. Ini adalah batik yang ramah lingkungan,” ujar Mbak Ita. Perajin mengembangkan bahan pewarna dari alam yang ramah lingkungan, antara lain dari kayu mahoni, indigo, bakau, serta beberapa jenis tanaman lainnya.

“Prosesnya mulai dari pewarnaan, pencelupan, dan sebagainya menggunakan bahan non-kimia, karena pakai bahan alam seperti dari pepohonan untuk pewarnaan,” katanya. Sentra Batik Alam ini disediakan Pemerintah Kota Semarang untuk turut mendukung aktivitas ekonomi kreatif dari proses produksi, promosi, hingga pemasarannya.
Dalam produksi batik di sini, ada yang menggunakan teknik cap maupun teknis tulis. “Kita perlu mengenalkan batik kepada anak-anak sedari dini. Anak-anak bisa belajar batik dengan edukasi, sehingga batik tidak akan punah. Ini salah satu upaya melestarikan batik,” imbuhnya.

Mbak Ita menyebut, dari berbagai jenis motif batik yang saat ini bermacam-macam, seperti batik Lasem, Rembang, Pekalongan, dan sebagainya, batik pewarna alam ini diharapkan bisa menjadi ikon khas Kota Semarang.

“Kalau batik mangrove kan tidak dimiliki semua daerah, karena tanaman jenis ini hanya ada di wilayah pesisir. Kemudian batik alam di Gunungpati ini juga menunjang, karena motif alam belum banyak yang punya. Ini bisa dikolaborasi dan divariasikan sehingga generasi muda akan senang memakai batik,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Kota Semarang, Tri Supriyanto mengatakan, di Sentra Batik Alam di Malon, Kecamatan Gunungpati tersebut terdiri dari tiga lantai. Di mana lantai satu sebagai tempat produksi dan edukasi cara pembuatan batik dengan pewarna alam.

Di lantai dua, terdapat galeri hasil produksi batik dengan pewarna non-kimia, baik berupa baju, kain, tas, topi, dan sebagainya. Sedangkan untuk lantai tiga ada aula pertemuan sebagai tempat seminar, terutama untuk menyambut tamu dari luar daerah.

“Di sini ada 20 UMKM pembuat batik yang kami kurasi. Nantinya akan kami usulkan dibuat SK (Surat Keputusan) Wali Kota Semarang agar mereka bisa bergantian menempati ruang di sini. Karena keterbatasan tempat,” Katanya.

Dinas Perindustrian akan menata pelaku usaha di Sentra Batik Alam di Malon ini agar setiap harinya ada beragam kegiatan dan aktivitas proses batik dan galeri batik. Termasuk juga ada mentor yang menjelaskan jika ada tamu yang ingin mengetahui cara dan teknis membuat batik. Termasuk mengedukasi warga sekitar untuk pelatihan membatik dan membuat pewarna dengan bahan dari alam, bukan dari pewarna kimia.

“Jadi tidak hanya seremonial diresmikan terus sepi, tapi kita juga berikan informasi dan sosialisasi kepada OPD maupun masyarakat supaya bisa menggunakan gedung ini untuk pelatihan-pelatihan,” Katanya. Ia menjelaskan, jika Sentra Batik Alam ini menjadi tempat yang terbuka bagi masyarakat umum sebagai lokasi pelatihan dan edukasi batik.

“Setelah peresmian ini. Nanti melihat evaluasi dari Bu Wali Kota, mana yang harus kita benahi. Kami berharap produksi dari Sentra Batik Alam ini bisa sejajar, bahkan di atas produk batik dari kota-kota yang kita kunjungi dan memiliki batik,” sebutnya. “Sentra batik ini kami persiapkan supaya ada manfaatnya bagi yang berkunjung. Bisa dengan belajar membatik, hingga pemahaman proses lengkap membatik,” tutupnya. (sgt)

Tags: kota SemarangMbak ItaPARIWISATAprovinsi Jawa TengahSemarangSemarang HebatWISATA
ShareTweetShare
Photo

Photo

Next Post
Pemkot Siapkan Dana BTT Rp 114 Juta, Bantu Air Bersih

Pemkot Siapkan Dana BTT Rp 114 Juta, Bantu Air Bersih

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

WFH ASN Pemprov Jateng, Wakil Ketua DPRD TekankanTak Boleh Ganggu Layanan Masyarakat

Cegah Urbanisasi Berlebih, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Hilirisasi Pertanian dan Ekonomi Kreatif

by Photo
Minggu, 26 Apr 2026
0

...

Anak Rentan Terpapar Media Sosial, Heri Pudyatmoko Tekankan Urgensi Perlindungan di Era Digital

Wakil Ketua DPRD Jateng Dukung Revitalisasi Pembinaan dan Fasilitas Olahraga Daerah

by Photo
Minggu, 26 Apr 2026
0

...

Hadapi Tantangan Ekonomi Global, Heri Londo Optimistis Jateng Jadi Pusat Industri Hijau

Wakil Ketua DPRD Jateng Dukung Pengembangan Kreativitas Siswa Sekolah

by Photo
Minggu, 26 Apr 2026
0

...

Soroti Tingginya Kasus Campak Jateng, Heri Londo Minta Penguatan Imunisasi dan Edukasi Masyarakat

KUR Perumahan Jateng Tertinggi Nasional, Waka DPRD Tegaskan Jaga Kualitas Hunian

by Photo
Minggu, 26 Apr 2026
0

...

Atasi Kemacetan, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Penggunaan Transportasi Umum

Heri Pudyatmoko Dorong Kopi Jateng Jadi Komoditas Unggulan Ekspor Nasional

by Photo
Minggu, 26 Apr 2026
0

...

Dampingi Kunker Menteri Wihaji, Mohammad Saleh Tekankan Program MBG 3B Harus Tepat Sasaran

Dampingi Kunker Menteri Wihaji, Mohammad Saleh Tekankan Program MBG 3B Harus Tepat Sasaran

by Photo
Sabtu, 25 Apr 2026
0

...

WFH ASN Pemprov Jateng, Wakil Ketua DPRD TekankanTak Boleh Ganggu Layanan Masyarakat

WFH ASN Pemprov Jateng, Wakil Ketua DPRD TekankanTak Boleh Ganggu Layanan Masyarakat

by Photo
Sabtu, 25 Apr 2026
0

...

  • Tentang Kami
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Media Saiber
  • Disclaimer

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • DAERAH
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • OLAH RAGA
  • POLITIK

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In