• Tentang Kami
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Media Saiber
  • Disclaimer
Selasa, Januari 27, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Jateng Update
  • DAERAH
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • OLAH RAGA
  • POLITIK
  • DAERAH
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • OLAH RAGA
  • POLITIK
No Result
View All Result
Jateng Update
No Result
View All Result
Home BUDAYA

Mbak Ita Ingin Batik Warna Alam jadi Ikon Kota Semarang

by Photo
Jumat, 27 Okt 2023
in BUDAYA, DAERAH, edukasi
0
Mbak Ita Ingin Batik Warna Alam jadi Ikon Kota Semarang
Share on FacebookShare on Twitter

Foto doc/Bagian Kompipro Setda Kota Semarang
WARNA ALAM : Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat meresmikan Galeri Sentra Batik Pewarna Alam di Jalan Malon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Kamis (26/10/2023).

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu ingin batik dengan pewarna alam yang lebih ramah lingkungan menjadi batik ikon khas Kota Semarang. Hal ini disampaikan Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu usai meresmikan Galeri Sentra Batik Pewarna Alam di Jalan Malon, Gunungpati, Kota Semarang, Kamis (26/10/2023).

“Alhamdulillah hari ini kami meresmikan Sentra Batik Alam di Malon, Kecamatan Gunungpati. Ini adalah batik yang ramah lingkungan,” ujar Mbak Ita. Perajin mengembangkan bahan pewarna dari alam yang ramah lingkungan, antara lain dari kayu mahoni, indigo, bakau, serta beberapa jenis tanaman lainnya.

“Prosesnya mulai dari pewarnaan, pencelupan, dan sebagainya menggunakan bahan non-kimia, karena pakai bahan alam seperti dari pepohonan untuk pewarnaan,” katanya. Sentra Batik Alam ini disediakan Pemerintah Kota Semarang untuk turut mendukung aktivitas ekonomi kreatif dari proses produksi, promosi, hingga pemasarannya.
Dalam produksi batik di sini, ada yang menggunakan teknik cap maupun teknis tulis. “Kita perlu mengenalkan batik kepada anak-anak sedari dini. Anak-anak bisa belajar batik dengan edukasi, sehingga batik tidak akan punah. Ini salah satu upaya melestarikan batik,” imbuhnya.

Mbak Ita menyebut, dari berbagai jenis motif batik yang saat ini bermacam-macam, seperti batik Lasem, Rembang, Pekalongan, dan sebagainya, batik pewarna alam ini diharapkan bisa menjadi ikon khas Kota Semarang.

“Kalau batik mangrove kan tidak dimiliki semua daerah, karena tanaman jenis ini hanya ada di wilayah pesisir. Kemudian batik alam di Gunungpati ini juga menunjang, karena motif alam belum banyak yang punya. Ini bisa dikolaborasi dan divariasikan sehingga generasi muda akan senang memakai batik,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Kota Semarang, Tri Supriyanto mengatakan, di Sentra Batik Alam di Malon, Kecamatan Gunungpati tersebut terdiri dari tiga lantai. Di mana lantai satu sebagai tempat produksi dan edukasi cara pembuatan batik dengan pewarna alam.

Di lantai dua, terdapat galeri hasil produksi batik dengan pewarna non-kimia, baik berupa baju, kain, tas, topi, dan sebagainya. Sedangkan untuk lantai tiga ada aula pertemuan sebagai tempat seminar, terutama untuk menyambut tamu dari luar daerah.

“Di sini ada 20 UMKM pembuat batik yang kami kurasi. Nantinya akan kami usulkan dibuat SK (Surat Keputusan) Wali Kota Semarang agar mereka bisa bergantian menempati ruang di sini. Karena keterbatasan tempat,” Katanya.

Dinas Perindustrian akan menata pelaku usaha di Sentra Batik Alam di Malon ini agar setiap harinya ada beragam kegiatan dan aktivitas proses batik dan galeri batik. Termasuk juga ada mentor yang menjelaskan jika ada tamu yang ingin mengetahui cara dan teknis membuat batik. Termasuk mengedukasi warga sekitar untuk pelatihan membatik dan membuat pewarna dengan bahan dari alam, bukan dari pewarna kimia.

“Jadi tidak hanya seremonial diresmikan terus sepi, tapi kita juga berikan informasi dan sosialisasi kepada OPD maupun masyarakat supaya bisa menggunakan gedung ini untuk pelatihan-pelatihan,” Katanya. Ia menjelaskan, jika Sentra Batik Alam ini menjadi tempat yang terbuka bagi masyarakat umum sebagai lokasi pelatihan dan edukasi batik.

“Setelah peresmian ini. Nanti melihat evaluasi dari Bu Wali Kota, mana yang harus kita benahi. Kami berharap produksi dari Sentra Batik Alam ini bisa sejajar, bahkan di atas produk batik dari kota-kota yang kita kunjungi dan memiliki batik,” sebutnya. “Sentra batik ini kami persiapkan supaya ada manfaatnya bagi yang berkunjung. Bisa dengan belajar membatik, hingga pemahaman proses lengkap membatik,” tutupnya. (sgt)

Tags: kota SemarangMbak ItaPARIWISATAprovinsi Jawa TengahSemarangSemarang HebatWISATA
ShareTweetShare
Photo

Photo

Next Post
Pemkot Siapkan Dana BTT Rp 114 Juta, Bantu Air Bersih

Pemkot Siapkan Dana BTT Rp 114 Juta, Bantu Air Bersih

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

PDI Perjuangan Demak Tanam Pohon dan Tebar Benih Ikan di Karangawen–Jragung

PDI Perjuangan Demak Tanam Pohon dan Tebar Benih Ikan di Karangawen–Jragung

by Photo
Jumat, 23 Jan 2026
0

...

Ketua DPRD Demak Ajak Muslimat NU Perkuat Nilai Sosial Lewat Khotmil Qur’an

Ketua DPRD Demak Ajak Muslimat NU Perkuat Nilai Sosial Lewat Khotmil Qur’an

by Photo
Rabu, 21 Jan 2026
0

...

Wabup Demak Resmikan SPPG Jatisono, Tekankan Kualitas Gizi dan Ketepatan Distribusi MBG

Wabup Demak Resmikan SPPG Jatisono, Tekankan Kualitas Gizi dan Ketepatan Distribusi MBG

by Photo
Kamis, 15 Jan 2026
0

...

H. Fahrudin Bisri Slamet Terpilih sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Demak

H. Fahrudin Bisri Slamet Terpilih sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Demak

by Photo
Senin, 05 Jan 2026
0

...

Mohammad Saleh: Tahun 2026 Tuntaskan Konsolidasi Hingga Kecamatan & Desa, Pengabdian Masyarakat

Mohammad Saleh: Tahun 2026 Tuntaskan Konsolidasi Hingga Kecamatan & Desa, Pengabdian Masyarakat

by Photo
Kamis, 01 Jan 2026
0

...

Kado Akhir Tahun, Bawaslu Demak Rilis Film Kudu Wani

Kado Akhir Tahun, Bawaslu Demak Rilis Film Kudu Wani

by Photo
Selasa, 30 Des 2025
0

...

Video Warga Desa Demak Jadi Alat Advokasi Sosial, IJTI Muria Raya Angkat Suara Akar Rumput

Video Warga Desa Demak Jadi Alat Advokasi Sosial, IJTI Muria Raya Angkat Suara Akar Rumput

by Photo
Sabtu, 20 Des 2025
0

...

  • Tentang Kami
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Media Saiber
  • Disclaimer

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • DAERAH
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • OLAH RAGA
  • POLITIK

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In