• Tentang Kami
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Media Saiber
  • Disclaimer
Minggu, Maret 15, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Jateng Update
  • DAERAH
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • OLAH RAGA
  • POLITIK
  • DAERAH
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • OLAH RAGA
  • POLITIK
No Result
View All Result
Jateng Update
No Result
View All Result
Home DAERAH

Mendadak Sidak Kali Banger, Mbak Ita Fokuskan Pengerukan Sedimentasi Cegah Banjir di Semarang

by Photo
Senin, 25 Sep 2023
in DAERAH
0
Mendadak Sidak Kali Banger, Mbak Ita Fokuskan Pengerukan Sedimentasi Cegah Banjir di Semarang
Share on FacebookShare on Twitter

SEMARANG – Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu membuat kaget para jajaran OPD Pemerintah Kota Semarang. Dirinya secara mendadak menghentikan kendaraannya di sekitar Kali Banger Semarang.

Diketahui, Mbak Ita sapaan akrabnya mengawali aktivitas Senin paginya dengan melaunching program Perkampungan Pertanian Terpadu Semarang Seribu Polybag, Ayam dan Kelinci (Perdu Semerbak), di Tambaklorok, Kelurahan Tanjungmas.

Usai dari lokasi tersebut, Mbak Ita yang kala itu berencana meninjau progres Water Bomb pasca kebakaran TPA Jatibarang justru berhenti di pinggir Kali Banger.

Tujuannya ialah melihat langsung proses pembersihan enceng gondok sebagai upaya pencegahan banjir di Kota Semarang. “Hari ini saya selesai kegiatan di Tambaklorok sekaligus melakukan sidak (inspeksi mendadak) dalam rangka pencegahan banjir,” ujar Mbak Ita, Senin (25/9).

Mbak Ita meminta jajarannya untuk bergerak melakukan pengerukan sedimentasi di sungai-sungai yang ada di Kota Semarang sebelum musim penghujan tiba. “Sebenarnya saat ini waktu yang tepat untuk melakukan pengerukan sedimentasi, maka ini tadi Saya mengarahkan teman-teman untuk dilakukan optimalisasi,” ujar Mbak Ita.

Meskipun, menurutnya, perkiraan BMKG, fenomena El Nino menyebabkan musim penghujan mundur hingga Februari 2024. Namun Pemerintah Kota Semarang berupaya melakukan antisipasi dan pencegahan dengan pembersihan enceng gondok dan pengerukan sendimentasi.

“Apapun bisa terjadi. Sehingga kami tetap melakukan upaya pencegahan-pencegahan mengantisipasi jika nantinya terjadi curah hujan tinggi,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai sungai milik Pemkot Semarang, Kali Banger harus dibersihkan dari gulma enceng gondok agar aliran air tidak lagi tersumbat dan warga yang tinggal di sekitarnya terbebas dari banjir. “Kami minta dihilangkan enceng gondoknya, agar alirannya lancar dan tak ada sedimentasi,” ujarnya.

Dalam tinjauannya di sejumlah titik Kali Banger, dirinya menemukan kurangnya optimalisasi dalam pemanfaatan amphibious. “Kemarin dari dinas PU selalu bilang alatnya kurang, karena Saya lihat fokusnya hanya enceng gondok sehingga pengerukan-pengerukan yang semestinya dilakukan ini tersisihkan dengan pembersihan enceng gondok,” imbuh mbak Ita.

“Amphibios itu harus bisa dimanfaatkan untuk mengeruk sedimentasi sungai. Kan sayang BBM nya kalau tidak digunakan,” tuturnya.

Selain pengerukan sedimentasi, permasalahan banjir juga disebabkan banyaknya enceng gondok di sungai-sungai terutama di dekat rumah pompa.

Mbak Ita meminta pengerukan enceng gondok juga dilakukan sebelum musim hujan tiba. Ia meminta untuk memberdayakan masyarakat sekitar sungai terutama para nelayan yang biasa mencari ikan di sekitar sungai untuk membantu mengambil enceng gondok.

“Saya melihat pembersihannya kurang optimal. Saya minta penanganan enceng gondok juga dibantu para nelayan yang ada di dekat sini. Karena untuk membersihkannya biar lebih mudah bisa memakai sampan apalagi yang dekat pintu air,” tuturnya.

“Nelayan kalau siang juga tidak ada aktivitas sehingga mereka bisa membantu Pemerintah Kota Semarang dalam pembersihan enceng gondok di wilayah Kali Banger dan sekitarnya. Sehingga mereka bisa mendapatkan tambahan pendapatan,” terang Mbak Ita.

Para nelayan tersebut tidak semua memiliki aktivitas saat siang hari sehingga bisa dilakukan simbiosis mutualisme dengan Pemkot Semarang dengan menggunakan sampan untuk mengangkat enceng gondok. “Sehingga tadi sudah menjadi kesepakatan dengan teman-teman kecamatan Semarang Timur, karena itu kelurahan Kemijen sehingga bisa dicarikan nelayan-nelayan yang siang hari bisa membersihan enceng gondok,” imbuh mbak Ita. Sehingga kemudian yang alat-alat berat bisa fokus pengambilan sedimentasi.

Dirinya mencontohkan salah satu titik yakni bekas rumah pompa Gebangsari yang kini sudah tidak aktif lagi namun berfungsi sebagai grafitasi aliran air, yang perlu dilakukan pengerukan sedimentasi dan penumpukan sampah. Masih ada beberapa wilayah mulai dekat pompa Kalibanger sampai di Sedompyong yang membutuhkan pengerukan, kalau wilayah yang di Rejosari, Bogangan, sampai Sedompyomg sudah bersih. Dengan adanya tambahan amphibious dan backhoe kecil bisa langsung dibagikan ke UPTD untuk persiapan pengendalian banjir dan pengangkatan sedimentasi.

Mbak Ita berharap konsep bergerak bersama dengan nelayan dan warga ini dapat diaplikasikan di beberapa titik. “Saya minta ini menjadi contoh teman-teman dari SDA, dari PU bisa melakukan kegiatan seperti ini untuk sungai-sungai yang lainnya,” pungkasnya. (sgt)

Tags: bu Itakota SemarangPARIWISATAprovinsi Jawa TengahSemarangSemarang Hebat
ShareTweetShare
Photo

Photo

Next Post
Murid MA Bacok Gurunya, Kini Jadi Buronan Satreskrim Polres Demak

Murid MA Bacok Gurunya, Kini Jadi Buronan Satreskrim Polres Demak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Kondusivitas Ibu Kota Jateng Terjaga, Wali Kota Semarang Agustina Beri Apresiasi pada TNI dan Polri

Kondusivitas Ibu Kota Jateng Terjaga, Wali Kota Semarang Agustina Beri Apresiasi pada TNI dan Polri

by Photo
Sabtu, 14 Mar 2026
0

...

97 Persen Kondisi Jalan Kota Semarang Mantap, Siap Sambut Kehadiran Pemudik

97 Persen Kondisi Jalan Kota Semarang Mantap, Siap Sambut Kehadiran Pemudik

by Photo
Sabtu, 14 Mar 2026
0

...

Pemkot Luncurkan Portal Info Mudik 2026, Pemudik Bisa Pantau Kondisi Jalan Secara Realtime

Pemkot Luncurkan Portal Info Mudik 2026, Pemudik Bisa Pantau Kondisi Jalan Secara Realtime

by Photo
Jumat, 13 Mar 2026
0

...

Pemkot Semarang Gandeng Stakeholder, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Idul Fitri 1447 H

Pemkot Semarang Gandeng Stakeholder, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Idul Fitri 1447 H

by Photo
Jumat, 13 Mar 2026
0

...

Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Sampaikan Terima Kasih Usai Raih Doktor Hukum di Wisuda Unissula

Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Sampaikan Terima Kasih Usai Raih Doktor Hukum di Wisuda Unissula

by Photo
Senin, 09 Mar 2026
0

...

Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Berharap Perantau Asal Jateng Mudik 2026 dengan Aman dan Tertib

Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Berharap Perantau Asal Jateng Mudik 2026 dengan Aman dan Tertib

by Photo
Rabu, 04 Mar 2026
0

...

Angka Kemiskinan Jateng Turun, Mohammad Saleh Minta Program Pengentasan Terus Ditingkatkan

Angka Kemiskinan Jateng Turun, Mohammad Saleh Minta Program Pengentasan Terus Ditingkatkan

by Photo
Rabu, 04 Mar 2026
0

...

  • Tentang Kami
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Media Saiber
  • Disclaimer

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • DAERAH
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • OLAH RAGA
  • POLITIK

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In