KHUSUK : Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh saat mengikuti shoilat Idul Fitri 1447 H di lapangan Simpanglima Semarang.
JATENGUPDATE.NET SEMARANG — Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Mohammad Saleh melaksanakan salat Idulfitri 1447 Hijriah bersama warga di Lapangan Pancasila Simpanglima, Kota Semarang, Sabtu, 21 Maret 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Saleh menyampaikan ucapan Selamat Idulfitri 1447 H kepada masyarakat Jawa Tengah dan menekankan pentingnya menjadikan lebaran sebagai momen memperkuat silaturahmi dan kepedulian sosial. Ia mengingatkan, setelah sebulan penuh berpuasa, masyarakat diharapkan semakin mengokohkan nilai persatuan, gotong royong, dan empati antarsesama.
“Idulfitri adalah saat kita kembali ke fitrah, membersihkan hati, dan memperbaiki hubungan. Dengan semangat saling memaafkan dan peduli, insyaallah Jawa Tengah akan semakin rukun dan kuat,” ujarnya.
Saleh juga menyoroti dinamika arus mudik Lebaran 1447 H yang menjadikan Jawa Tengah sebagai salah satu tujuan utama pemudik dari berbagai daerah. Berdasarkan data posko pantauan, lebih dari 1,3 juta kendaraan tercatat masuk ke wilayah Jawa Tengah selama periode arus mudik tahun ini, sementara sekitar 700 ribu kendaraan keluar dari provinsi tersebut, angka yang menunjukkan peningkatan dibanding lebaran 2025.
Ia mengapresiasi kerja keras seluruh petugas di lapangan, mulai dari jajaran kepolisian, TNI, dinas perhubungan, tenaga kesehatan, hingga relawan yang berjaga di berbagai titik jalur mudik, pos pelayanan, dan pos pengamanan. Menurutnya, kelancaran dan ketertiban arus mudik tidak lepas dari sinergi semua pihak bersama masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh petugas yang sudah siaga 24 jam mengatur lalu lintas, memberikan pelayanan, dan menjaga keamanan pemudik. Ini wujud kolaborasi yang harus terus kita jaga,” kata Saleh.
Menjelang arus balik, Saleh mengimbau para pemudik untuk mengutamakan keselamatan dalam perjalanan pulang. Ia mendorong masyarakat agar tidak memaksakan diri saat lelah, memanfaatkan rest area untuk beristirahat, dan tetap mematuhi aturan lalu lintas.
“Silakan manfaatkan rest area untuk istirahat supaya tidak kelelahan di jalan. Kalau lelah, berhenti dulu, jangan dipaksa. Keselamatan keluarga jauh lebih penting daripada tiba lebih cepat,” pesannya.
Selain itu, Saleh mengajak para pemudik dan wisatawan untuk memanfaatkan momen libur lebaran dengan berkunjung ke destinasi wisata di Jawa Tengah sekaligus berbelanja produk UMKM lokal. Menurutnya, perputaran ekonomi selama musim mudik dan libur Idulfitri dapat menjadi dorongan signifikan bagi pelaku usaha kecil dan menengah di daerah.
“Kalau mampir ke kota atau kabupaten di Jawa Tengah, sempatkan beli produk UMKM setempat. Dengan begitu, mudik tidak hanya membawa kebahagiaan untuk keluarga, tetapi juga menghidupkan ekonomi warga,” tutur Saleh.
Ia berharap, rangkaian Idulfitri dan arus mudik-balik tahun ini dapat berjalan aman, tertib, dan lancar hingga selesai, serta meninggalkan kesan positif bagi seluruh masyarakat. (ida)









