• Tentang Kami
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Media Saiber
  • Disclaimer
Sabtu, Juni 13, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Jateng Update
  • DAERAH
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • OLAH RAGA
  • POLITIK
  • DAERAH
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • OLAH RAGA
  • POLITIK
No Result
View All Result
Jateng Update
No Result
View All Result
Home DAERAH

Pakar Gizi Ungkap Nasi Goreng dengan Lauk Lengkap Cocok Entaskan Stunting

Foto.doc/bagian kompimpro setda kota semarang MERIAH : Lomba nasi goreng ala mbak Ita yang diikuti warga Kota Semarang berlangsung meriah.

by Photo
Kamis, 03 Agu 2023
in DAERAH, edukasi
0
Pakar Gizi Ungkap Nasi Goreng dengan Lauk Lengkap Cocok Entaskan Stunting
Share on FacebookShare on Twitter

SEMARANG – Menyambut HUT ke-78 RI, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menggagas lomba memasak nasi goreng khas Mbak Ita se- Kota Semarang. Melalui lomba masak tersebut, wanita yang karib disapa Mbak Ita ini ingin mempromosikan konsep ketahanan pangan, urban farming, keseimbangan gizi makanan dan penanggulangan stunting kepada masyarakat luas.

“Saya ini ingin menggerakkan agar ibu-ibu itu kembali lagi ke dapur. Caranya dengan mengadakan lomba masak yang mudah-mudah dulu. Nasi goreng siapa sih yang tidak mau,” terangnya.

Bukan lomba masak nasi goreng biasa, kriteria nasi goreng khas Mbak Ita harus menerapkan kaidah ‘Isi Piringku’ yaitu 1/3 nasi, 1/3 sayur, 1/6 buah, dan 1/6 lauk.
Isi Piringku sendiri adalah panduan gizi yang juga menjadi program nasional. Harapannya, para ibu peserta lomba nantinya akan menerapkan kaidah ‘Isi Piringku’ ketika menyiapkan sajian untuk keluarga di rumah.

Dosen Program Studi Gizi Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Dr Sufiati Bintanah mengatakan bahwa dalam mengkonsumsi suatu makanan, masyarakat perlu mempertimbangkan kandungan nilai gizi. Nilai gizi yang dimaksud harus mencakup ketentuan cukup dan seimbang. Selain itu, juga wajib memperhatikan tingkat kesehatan dan keamanan pangan yang dihidangkan.

Menurutnya, olahan pangan sejenis nasi goreng dikatakan layak dikonsumsi dengan melihat bahan yang dipakai untuk membuatnya.

Peraih gelar doktor dari Undip ini, menambahkan masakan yang oleh kalangan masyarakat Jawa umumnya disebut sego goreng itu, di dalamnya mencakup beberapa bahan pangan yang diolah menjadi satu.
“Bahan utamanya adalah nasi, kemudian bumbu secukupnya dan minyak goreng,” kata Dosen Prodi Gizi ini.

Dari beberapa bahan itu semestinya bisa dilihat kelayakan hidangan untuk disajikan. Misal dalam pemakaian minyak goreng, idealnya hanya boleh dipakai sekali untuk memasak. Jangan sampai minyak yang sudah berkali-kali dipakai masih digunakan untuk menggoreng nasi. Lebih dari itu, nasi yang akan digoreng sebaiknya masih baru.
“Nasi seyogyanya bukan dari memasak dalam jangka waktu lama karena adakalanya berisiko sudah basi. Selain itu juga rawan dengan kuman, bakteri dan lain sebagainya yang bisa mengakibatkan munculnya bibit penyakit,” imbuh Sufiati.

Bumbu juga harus diperhitungkan dengan memanfaatkan bahan-bahan yang alamiah.
Sufiati Bintanah bahkan merasa perlu memberikan saran supaya nasi goreng dilengkapi sayur segar atau lalapan. Kendati untuk sebagian orang, sayur seperti kacang-kacangan, jagung, wortel, selada, tomat, kentang, buncis, brokoli, kol, dan lainnya lebih dipakai pemanis hidangan.

Namun sejatinya dengan adanya sayur mayur akan menambah keseimbangan gizi yang akan bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Sementara itu, Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Etisa Adi Murbawani, M.Si, SpGK (K) menambahkan sebenarnya kalau dilihat dari komposisinya, nasi goreng itu termasuk makanan tinggi kalori.

“Biasanya pembuatan nasi goreng itu menggunakan banyak minyak/mentega dalam prosesnya.
Minyak/mentega merupakan lemak jenuh, yang memiliki efek merugikan bagi kesehatan tubuh,” ungkap dr Etisa.

”Namun jika ditambahkan sayur/lalap, hal itu masih lebih baik. Karena sayur tinggi kandungan serat yang dapat membantu mengurangi akibat buruk dari lemak jenuh,” imbuh perempuan yang juga anggota IDI Cabang Kota Semarang ini.

Selain itu, sebaiknya ditambahkan lauk sebagai sumber protein. Misal telur, ayam, daging, ikan, tapi sebaiknya diolah dengan rendah lemak/tidak digoreng. ”Kalau untuk anak, stunting, boleh diberikan, asal tiap makan, lauknya 2 porsi. Boleh 2 telur atau 1 telur 1 tempe, atau 1 ayam 1 ikan,” ungkapnya.

Secara umum, sambungnya, sangat baik bila ditambah dengan lauk dan sayuran. (*)

Tags: aktualakuratbicara faktaheadlineindependenjawa tengahkota SemarangPARIWISATASemarang
ShareTweetShare
Photo

Photo

Next Post
Gelora Dukung Prabowo Karena Bisa Menyatukan Bangsa

Gelora Dukung Prabowo Karena Bisa Menyatukan Bangsa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Santri Diajak Manfaatkan Program Beasiswa Kuliah dari Pemprov Jateng

Mohammad Saleh Dukung Realokasikan Rp 200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

by Photo
Jumat, 12 Jun 2026
0

...

Mumpuni dan Visioner, Jateng Dukung Penuh Sari Yuliati Pimpin Kosgoro 1957

Mumpuni dan Visioner, Jateng Dukung Penuh Sari Yuliati Pimpin Kosgoro 1957

by Photo
Jumat, 05 Jun 2026
0

...

Fraksi Gerindra DPRD Kota Semarang Optimis Progam MBG akan Semakin Baik

Fraksi Gerindra DPRD Kota Semarang Optimis Progam MBG akan Semakin Baik

by Photo
Rabu, 03 Jun 2026
0

...

Terbukti Sukses Layani Warga, Mohammad Saleh Minta Program Dokter Spesialis Keliling Diperluas

Terbukti Sukses Layani Warga, Mohammad Saleh Minta Program Dokter Spesialis Keliling Diperluas

by Photo
Senin, 25 Mei 2026
0

...

Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

by Photo
Sabtu, 23 Mei 2026
0

...

Mohammad Saleh Ingatkan Alokasi 232 ribu Kursi SMA/SMK Harus Transparan dan Akuntabel

Mohammad Saleh Ingatkan Alokasi 232 ribu Kursi SMA/SMK Harus Transparan dan Akuntabel

by Photo
Kamis, 21 Mei 2026
0

...

Ada 6,4 Juta Ton Sampah di Jateng Bisa Jadi Sumber Listrik Ramah Lingkungan

Ada 6,4 Juta Ton Sampah di Jateng Bisa Jadi Sumber Listrik Ramah Lingkungan

by Photo
Rabu, 20 Mei 2026
0

...

  • Tentang Kami
  • Kantor dan Redaksi
  • Pedoman Media Saiber
  • Disclaimer

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • DAERAH
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • OLAH RAGA
  • POLITIK

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In